Tips Mendidik Anak agar Percaya Diri dan Mandiri

Saatnya mendidik anak agar menjadi lebih percaya diri dan mandiri melalui hal-hal sederhana yang harus dilakukan orang tua berikut ini.

Pendidikan adalah bekal yang penting untuk masa depan anak. Namun, tahukah Ibu jika ternyata ada hal yang tak kalah penting untuk bekal si kecil? Ya, menumbuhkan kemandirian dan rasa percaya diri si kecil adalah hal yang harus dilakukan orang tua dalam mendidik anak. Kedua hal tersebut nantinya akan mempengaruhi kehidupan si kecil ketika tumbuh dewasa nanti.

Tidak sulit untuk mendidik anak agar lebih mandiri dan percaya diri. Pada masa perkembangan anak, lakukan hal-hal berikut ini agar mereka bisa mandiri dan percaya diri saat harus bersosialisasi dengan orang lain:

1.  Ajak Anak Mengenal Dunia Luar

Sebelum anak mulai memasuki kehidupan bersekolah, kenalkan anak dengan dunia luar sedini mungkin. Caranya ajak mereka berjalan-jalan atau beraktivitas di luar rumah. Dengan begitu mereka akan menjadi lebih berani saat bertemu dengan orang lain.

Bawalah si kecil ke tempat bermain atau taman di mana ia bisa menjumpai anak-anak seusianya. Dorong mereka untuk berkenalan dengan anak-anak lain. Secara tidak langsung Ibu sudah membantu mereka agar berani bersosialisasi dengan orang lain selain keluarga yang ia jumpai di rumah.

2.  Ajak Anak untuk Mengambil Keputusan

Tanpa disadari seringkali kita memiliki anggapan bahwa orang tua memiliki hal untuk menentukan segala sesuatu dalam kehidupan anak. Namun, perlu Ibu sadari bahwa sebagai orang tua kita tidak bisa memaksakan diri untuk mendorong anak memilih sesuatu hal yang mungkin tidak mereka kehendaki.

Arahkan anak untuk mengambil keputusan sendiri karena hal ini bisa membuatnya lebih mandiri dalam bersikap. Apabila keputusan anak dirasa kurang tepat, cobalah untuk memberikan pencerahan dengan menjelaskan sisi negatif dan positif dari keputusan yang mereka buat. Biarkan anak berpikir untuk bisa menentukan keputusan yang terbaik.

3.  Jaga Emosi Diri Saat Anak Takut atau Gagal dalam Mencoba Sesuatu

Dalam mendidik anak sebaiknya Ibu tidak melibatkan emosi karena hal tersebut dapat membuat si kecil semakin takut dan down. Kontrol emosi diri ketika anak merasa takut atau gagal dalam mencoba sesuatu. Jangan sekali-kali membentak atau menggunakan kekerasan fisik untuk melampiaskan kejengkelan karena buah hati Ibu takut atau gagal.

Sebaliknya, beri dukungan kepada si kecil agar dirinya berani dan tidak takut untuk memperbaiki kegagalannya. Jangan ragu untuk mengucapkan kata-kata, seperti “Semangat, dong! Kamu nggak mau coba lagi, nih? Ibu temani, deh!”

4.  Hargai Setiap Usahanya

Di masa perkembangan anak mereka akan merekam setiap tindakan yang dilakukan orang-orang di sekitarnya, terutama orang tua. Pada saat mereka gagal atau merasa takut, orang tua yang memarahi dan mengacuhkan usahanya justru akan membuat anak-anak tidak percaya diri dan tidak berani untuk mencoba kembali.

Hargai setiap usaha yang dilakukan si kecil, termasuk ketika ia harus tampil di depan teman-teman sekelasnya dan menjadi grogi karena harus melawan rasa malunya. Jangan segan memberikan pujian untuk menumbuhkan percaya dirinya.

Apresiasi dari orang tua akan membuat anak lebih percaya diri dan berani untuk melakukan berbagai hal, termasuk untuk memperbaiki kegagalannya di masa lalu.

5.  Berikan Kepercayaan Diri pada Anak

Sebagian anak merasa malu saat harus bersosialisasi dengan orang lain. Bahkan, tak sedikit anak yang malu-malu atau justru merasa kesal ketika didorong untuk berkenalan dengan orang lain. Tak perlu emosi, Bu, hal ini memang wajar dialami oleh anak-anak.

Sebagai orang tua, Ibu wajib memberikan kepercayaan diri pada anak. Caranya bisa melalui pujian secara langsung atau mendampingi anak dalam melakukan kegiatan yang selama ini ia hindari karena malu atau tidak percaya diri.

Contohnya, ketika anak mendapat undangan ulang tahun dari salah seorang temannya, dampingi anak untuk menghadiri pesta tersebut. Jika anak merasa minder atau malu, berikan semangat dan tunjukkan hal-hal menyenangkan (hal positif) yang bisa mereka rasakan ketika hadir di ulang tahun temannya itu.

Tanamkan rasa percaya diri dan kemandirian anak sejak dini, bahkan sebelum mereka duduk di bangku sekolah. Sifat mandiri dan percaya diri tersebut akan membantu anak dalam kehidupan sosialnya. Kelak mereka akan menjadi pribadi yang bisa mengambil keputusan dengan baik dan mampu menentukan sikap dalam menjalin relasi dengan orang lain.

Referensi:

hellosehat.com/parenting/tips-parenting/tips-mendidik-anak-agar-mandiri-dan-berani/

nutriclub.co.id/article-balita/stimulasi/tumbuh-kembang-anak/5-cara-melatih-mental-tangguh-anak-agar-menjadi-mandiri-dan-berani

parenting.orami.co.id/magazine/5-tips-mendidik-balita-agar-percaya-diri/