Gadis kecil sedang membaca

Mendorong Minat Si Kecil untuk Membaca

Mengajari anak membaca memang butuh kesabaran dan kreativitas. Anda mesti memastikan bahwa aktivitas belajar membaca anak berlangsung efektif dan menyenangkan.

“Buku adalah jendela dunia”. Ungkapan tersebut memang sangat tepat karena membaca membuat semua orang bisa mendapatkan pengetahuan dari seluruh dunia tanpa harus menjelajahinya. Kemampuan membaca juga harus dimiliki si Kecil sebagai modal untuk melangkah ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Aktivitas belajar membaca anak harus dilakukan dengan cara yang menyenangkan untuk menjaga semangat belajarnya.

Oleh karena itu, Anda harus memupuk minat membaca si Kecil sejak awal masa tumbuh kembangnya. Belajar membaca akan lebih mudah dilakukan apabila si Kecil memang berminat dan selalu bersemangat. Di masa perkembangan anak usia dini, si Kecil akan tertarik belajar membaca ketika ia melihat orang-orang di sekitarnya. Jadi, mengajari anak membaca memang harus dimulai sebagai bentuk teladan bagi buah hati Anda.Misalnya, buah hati Anda melihat ayahnya membaca koran, ibunya membaca majalah, atau kakaknya membaca buku pelajaran. Buah hati Anda dapat memulainya dari hal-hal sederhana, salah satunya buku cerita bergambar. Lambat laun, si Kecil akan memiliki ketertarikan membaca dengan sendirinya

Selain melakukan kegiatan membaca di sekitar si Kecil, Ibu juga dapat melakukan beberapa cara berikut ini untuk menumbuhkan minat baca buah hati:

  • Meluangkan waktu membacakan buku cerita anak untuk si Kecil setiap hari sebelum tidur. Buatlah sesi tanya jawab seputar cerita yang Anda bacakan kepada si Kecil. Mengajukan beberapa pertanyaan akan menggugah si Kecil untuk berpikir dan kembali membangun cerita tersebut dalam pikirannya.

  • Meminta si Kecil membacakan sesuatu untuk Anda. Pada awalnya mungkin si Kecil akan bercerita berdasarkan ingatannya tentang cerita yang sering Anda bacakan, atau berdasarkan gambar di buku. Buah hati Anda tak perlu sungguh-sungguh membaca tulisan di buku. Melalui sesi bercerita yang sederhana, Anda telah mendukung perkembangan kemampuan berbahasa si Kecil dan mendorong minat membaca. Sempatkan diri untuk mengajak si Kecil ke perpustakaan atau toko buku secara rutin untuk mengenalkan bermacam-macam buku.

  • Mengajari anak membaca dengan bantuan alat peraga yang menarik perhatian. Itulah sebabnya Anda patut memperkenalkan huruf dengan cara yang menyenangkan, misalnya dengan menyiapkan kartu belajar huruf aneka warna. Kartu tersebut biasanya terdiri dari warna-warna yang menarik dan ilustrasi hewan atau benda berdasarkan huruf tertentu. Bermain dengan kartu-kartu yang menarik akan membuat si Kecil lebih mudah mengingat huruf yang Anda ajarkan.

  • Melatih anak membaca satu suku kata dengan cara yang menyenangkan. Contohnya, Anda mengajak anak menyebut suku kata dengan nada tertentu agar lebih mudah diingat. Sehingga lama kelamaan buah hati Anda bisa melafalkan suku kata secara lancar sampai membentuk satu kata.

  • Membiasakan anak untuk menyebut satu kata secara utuh. Mendengar anak berbicara dengan bahasa bayi memang menggemaskan (misalnya menyebut kata “makan” dengan sebutan “mamam”). Kendati demikian, Anda harus tetap mengajak anak menyebut kata per kata secara utuh supaya kemampuan bahasanya berkembang maksimal. Anda bisa memulainya dari kosakata sederhana seperti makan, minum, pipis, dan bermain.

  • Mengajarkan lafal huruf mati pada anak. Tak dapat dipungkiri kalau perpaduan dua huruf konsonan membentuk huruf mati yang sulit diucapkan anak-anak, misalnya ny, kh, dan ng. Jadi, Anda harus lebih telaten mengajarkan huruf mati tersebut kepada si Kecil. Bantulah si Kecil mengucapkan kata-kata yang terdiri dari huruf mati secara rutin sehingga buah hati Anda semakin terbiasa.

Membangun minat membaca pada masa tumbuh kembang juga dapat mendorong minat si Kecil untuk belajar menulis. Jadi, aktivitas belajar membaca anak harus dilakukan dengan cara yang simpel dan menyenangkan tetapi tetap efektif. Mengajari anak membaca memang butuh kesabaran, ketekunan, dan kreativitas supaya buah hati Anda senantiasa antusias belajar.

Referensi doktersehat.com/cara-mengajari-anak-membaca/ popmama.com/kid/4-5-years-old/sarrah-ulfah/langkah-mudah-mengajarkan-anak-membaca-tanpa-mengeja/5