Membantu PR Anak, Perlukah?

Orangtua biasanya memiliki inisiatif untuk membantu anak mengerjakan pekerjaan rumah atau PR dari sekolah sebagai salah satu bentuk tanggung jawab dalam pertanggungjawaban proses belajar anak saat di rumah. Selain itu, orangtua juga memanfaatkan saat-saat membantu menyelesaikan pekerjaan rumah anak sebagai ekspresi rasa kasih sayang dan kepedulian mereka pada anak. Akan tetapi, benarkah hal tersebut baik bagi anak?

Apakah cara ini tidak akan menghambat kemampuan anak untuk mandiri dan menyelesaikan masalahnya sendiri? Akan tetapi, apakah benar bahwa hal tersebut memiliki dampak yang baik bagi anak tanpa membuat anak menjadi ketergantungan dan tidak mahir menyelesaikan masalahnya sendiri? Di sinilah batasan-batasan peran serta orangtua dalam pekerjaan yang merupakan tanggung jawab anak perlu untuk diperjelas. Berikut ini hal-hal apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan ketika membantu anak dengan PR-nya.

  • Jangan memberikan jawaban tugas sekolah secara langsung. Hal ini dapat membuat anak menjadi malas berpikir.
  • Bantu arahkan anak untuk mulai berpikir dan menemukan jawaban yang tepat dari tugas-tugasnya. Anda bBisa melakukannya dengan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bersifat mengarahkan.
  • Sebaiknya jangan biarkan anak teralihkan perhatiannya di saat sedang mengerjakan tugas. Matikan televisi atau sediakan ruang belajar yang kondusif sehingga konsentrasinya tidak terganggu.
  • Sediakan sarana yang menunjang kelancaran proses belajar anak di rumah, seperti alat tulis, meja dan kursi yang nyaman, serta lampu baca.
  • Jangan marahi anak ketika ia mengalami kesulitan dalam mengerjakan tugasnya. Bantu anak dengan mencontohkan pengerjaan tugas yang mirip atau serupa.
  • Berikan mereka motivasi dengan memberikan pujian setiap kali mereka berhasil mengerjakan tugas. Sesekali berikan penghargaan berupa waktu tambahan bermain apabila tugasnya mendapatkan nilai yang bagus.
  • Jangan menawarkan penghargaan berupa uang atau barang pada anak. Hal ini bisa membuat anak terobsesi pada barang dan hanya mau belajar demi materi.


Mengekspresikan rasa kasih sayang dan peduli terhadap anak dapat Anda lakukan tidak hanya dengan membantunya dalam mengerjakan tugas sekolah, tetapi juga dapat melalui banyak hal. Selain itu, proses belajar anak juga tidak selalu harus ditempuh dengan pendidikan formal, tetapi juga dapat melalui ragam permainan anak yang mendidik. Ajak anak bermain di taman sepulang sekolah untuk menyegarkan pikiran mereka dan membuat mereka lebih mengenal lingkungan. Sesekali, ajak keluarga Anda untuk liburan singkat di akhir pekan ke taman bunga atau taman bermain. Source: http://www.today.com/id/5818616/ns/today-today_hidden/t/how-much-should-you-help-homework/#.Uv3STM6jKSk http://yougov.co.uk/news/2012/11/19/homework-should-children-get-help-their-parents-or/ http://www.parenting.com/article/help-kids-with-homework