Skip to content
Membangun Konsentrasi Si Kecil

Membangun Konsentrasi Si Kecil

Susah berkonsentrasi adalah masalah yang umum dialami oleh anak-anak. Padahal, kemampuan berkonsentrasi berperan penting dalam proses belajar si Kecil. Ketika Ibu memantau perkembangan anak , Ibu akan bisa melihat seberapa baik kemampuan konsentrasi si Kecil.Ada beberapa cara menyenangkan untuk membantu si Kecil meningkatkan kemampuan berkonsentrasinya, seperti beberapa contoh berikut ini:

  • Tentukan Tujuan yang Ingin Dicapai

    Ajarkan si Kecil untuk fokus pada satu tujuannya. Misalnya, tujuan si Kecil adalah memperoleh nilai 100 untuk ulangan matematikanya. Maka, Ibu dapat memotivasinya untuk berkonsentrasi saat belajar matematika guna mendapat nilai 100. Ibu dapat membimbing si Kecil untuk berkonsentrasi menyelesaikan tugasnya satu persatu dan hindari menunda pekerjaan.
  • Bagi Tugas Besar Menjadi Bagian-Bagian Kecil

    Saat si Kecil sedang menyelesaikan tugas dari sekolah, ia tidak bisa berkonsentrasi untuk mengerjakan karena ia bingung harus memulai dari mana. Bantu si Kecil untuk membagi tugas besar menjadi bagian-bagian kecil dengan cara menyicil tugas tersebut. Ketika si Kecil merasa lebih nyaman saat mengerjakan tugas secara menyicil, maka ia akan lebih mudah berkonsentrasi. Jangan biasakan mengerjakan tugas dalam jumlah banyak di saat-saat terakhir.
  • Lakukan Permainan Memori

    Beberapa permainan anak  yang mengandalkan daya ingat juga dapat meningkatkan kemampuan konsentrasi si Kecil. Jenis permainan yang dapat membantu si Kecil agar tetap fokus adalah catur, board games, cerita bersambung, dan permainan missing numbers.
  • Ciptakan Suasana yang Mendukung

    Agar si Kecil lebih mudah berkonsentrasi, Ibu dan keluarga juga harus mendukungnya dengan cara meminimalisir segala jenis gangguan yang dapat mengganggu konsentrasinya. Misalnya, pada saat si Kecil sedang berkonsentrasi untuk belajar atau mengerjakan tugas, maka sebaiknya Ibu dan keluarga tidak berbicara dengan suara keras, tidak menonton televisi dengan volume keras, dan tidak beraktivitas di sekitar si Kecil.

Agar si Kecil lebih mudah berkonsentrasi, Ibu dan keluarga dapat mendukungnya dengan melakukan beberapa cara di atas. Jika kemampuan berkonsentrasinya semakin baik maka hal ini akan membantu proses belajarnya kelak.