Manajemen Waktu Ibu

Seringkali seorang ibu mengeluhkan kalau waktu 24 jam dalam sehari tidaklah cukup. Urusan rumah tangga yang sepertinya tidak ada habisnya, mulai dari mengurus anak hingga urusan rumah tangga lain. Badan lelah dan membutuhkan istirahat, tapi sepertinya tidak ada waktu untuk itu. Padahal tubuh yang lelah juga bisa membuat ibu menjadi gampang emosi. Ibu yang gampang sekali terpancing emosinya bisa mempengaruhi perkembangan anak ke arah negatif, lho. Dalam sehari, tidak mungkin waktu berkurang ataupun bertambah. Jadi, yang dibutuhkan seorang Ibu adalah membuat manajemen waktu. Apa yang bisa dilakukan Ibu agar bisa menggunakan waktu dengan efisien?

Bangunlah lebih awal

Ibu sebaiknya bangun paling awal dibandingkan anggota keluarga lainnya. Jangan langsung mengerjakan pekerjaan rumah tangga dahulu. Tapi, nikmatilah secangkir teh atau kopi hangat sambil berpikir apa yang akan dilakukan hari ini.

Buat jadwal

Ibu terkadang terlalu fokus dengan satu pekerjaan atau bahkan asik bersosialisasi di dunia maya, sehingga pekerjaan lain diabaikan. Setelah sadar, kepanikan pun terjadi. Untuk menghindari hal tersebut terulang, maka buatlah jadwal kegiatan sehari-hari. Tentukan skala prioritas. Jadwal bisa membuat kegiatan Ibu menjadi lebih teratur asal Ibu disiplin menjalankan jadwal tersebut.

Me Time

Beristirahatlah walaupun sejenak karena tubuh dan pikiran pun perlu di recharge agar kondisi badan serta pikiran tetap terjaga. Bila tidak memungkinkan untuk tidur siang, tetap berikan ruang sejenak bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat. Misalnya, menonton televisi, mengerjakan kerajinan, membaca buku, dan lain-lain.

Carilah Bantuan

Ibu yang baik tidak selalu harus bekerja sendiri. Carilah asisten rumah tanggakalau memang dibutuhkan. Atau carilah alat-alat bantu yang bisa memudahkan kerja Ibu, misalnya internet. Dengan adanya internet, ibu bisa membayar semua tagihan bulanan hanya dengan melakukan transfer e-banking tanpa harus keluar rumah. Waktu yang dibutuhkan pun pasti menjadi lebih sedikit. Jika mampu mengelola waktu yang baik, Ibu akan lebih tenang melakukan kegiatannya.

Dengan ketenangan dan manajemen waktu
, pekerjaan yang bisa diselesaikan pun akan lebih banyak. Pekerjaan sehari-hari selesai dan Ibu masih memiliki waktu untuk bermain bersama anak. Tentu mereka senang bisa menghabiskan waktu bersama Ibu, bukan?

Sources:

http://timemanagementstinger.com/3-time-management-tips-stay-home-moms/


http://www.babble.com/dad/5-time-management-skills-that-i-learned-from-a-stay-at-home-mom/


http://www.parents.com/parenting/moms/healthy-mom/time-management-tips/