Bermain untuk Mengembangkan Kemampuan Sosialisasi Anak

Perkembangan anak usia dini menjadi awal dari semua perkembangan kemampuan manusia di saat mendatang, termasuk di antaranya adalah kemampuan bersosialisasi. Mengapa kemampuan bersosialisasi ini penting?Kemampuan bersosialisasi ini termasuk dalam kemampuan dasar yang harus dimiliki oleh setiap manusia, agar mereka dapat diterima dalam lingkungannya. Namun kemampuan bersosialisasi ini tak begitu saja ada dalam diri seseorang. Kemampuan ini akan berkembang dengan baik jika kita memulainya sejak dini. Nah, bagi si Kecil, diperlukan peran orangtua untuk mendorong dan mengajak mereka untuk bersosialisasi. Apa yang bisa kita lakukan untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini terutama dalam aspek kemampuan bersosialisasi?Salah satu cara yang cukup efektif untuk mengoptimalkan perkembangan anak usia dini adalah dengan mengajaknya bermain, karena pada masa-masa ini bermain adalah dunia anak-anak. Dalam kehidupan mereka, bermain mempunyai arti yang sangat penting. Dengan bermain, anak dapat berkembang secara wajar dan utuh. Dengan bermain pula anak usia dini tumbuh dan mengembangkan seluruh aspek perkembangan yang ada pada dirinya, termasuk kemampuan sosialnya.Untuk bisa mengoptimalkan perkembangan anak usia dini terutama kemampuan bersosialisasi ini, Anda bisa menyiapkan playdate bagi si Kecil. Ada banyak jenis permainan yang bisa dimainkan selama playdate ini, misalnya:1. Lego, puzzle atau playdough. Biarkan mereka saling menukar jenis-jenis lego dan warna-warna playdough agar masing-masing bereksplorasi dengan lebih luas.2. Permainan beregu. Dengan melakukan permainan beregu anak akan berinteraksi dengan anak lain dan juga belajar bekerja sama dengan teman satu regunya.3. Bermain air. Siapkan kolam renang tiup, lalu isi dengan air secukupnya. Anak-anak sangat menyukai cipratan-cipratan air yang mereka ciptakan sendiri. Kalau perlu sediakan pistol air agar mereka bisa bermain perang-perangan sepuasnya.4. Eksplorasi alam , bisa dengan bermain berburu harta karun, bermain petak umpet atau menyelidiki kehidupan semut. Bawa si buah hati dan teman-temannya untuk tak hanya dekat dengan sesamanya, namun juga dekat pada makhluk Tuhan yang lain seperti tumbuhan dan hewan. Akan lebih bagus lagi jika mengadakan interaksi seperti memberi makan burung, atau ikan dan sebagainya.5. Bermain bola. Permainan dengan menggunakan bola tak hanya bisa dimainkan oleh anak laki-laki. Anak perempuan juga bisa melakukan permainan bola dengan cara lempar tangkap misalnya, atau menggiring bola dengan alat. Bermain bola juga tentu lebih seru jika bersama-sama dengan teman.6. Ada baiknya juga sekali-sekali membiarkan mereka berkompetisi, misalnya dengan mengadakan berbagai games seru. Sediakan hadiah-hadiah kecil yang bisa memacu semangat mereka untuk bertanding.7. Bermain imajinasi. Permainan ini sering dimainkan anak, dimana mereka berpura-pura menjadi orang lain. Permainan ini bisa dimainkan bersama-sama, misalnya bermain rumah-rumahan dimana ada yang menjadi ibu, ayah, dan lainnya. Ada bajak peran yang bisa dimainkan anak bersama teman-temannya.Bermain merupakan proses belajar yang menyenangkan bagi anak karena dengan bermain mereka bisa mengenal dunia, mengembangkan kemampuan-kemampuan baru, bahkan bisa melatih kemampuan problem solving. Dengan membiarkan anak-anak bermain berkelompok dan saling berinteraksi, maka Anda sudah mengoptimalkan perkembangan anak usia dini, terutama kemampuan sosialnya.Source:http://www.earlychildhoodnews.com/earlychildhood/article_view.aspx?ArticleID=620http://www.poliklinika-djeca.hr/english/for-parents/challenge-of-parenting/how-to-improve-childrens-social-skills/http://www.wikihow.com/Improve-Social-Skills-in-Children

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!