Apakah Si Kecil Mudah 'Jijik'?

Mengajarkan pentingnya kebersihan pada si Kecil memang perlu. Namun, apabila si Kecil mudah ‘jijik’ dengan berbagai hal, bisa-bisa ia malah kehilangan pengalaman yang berharga lho, Bu. Pada masa perkembangan anak, eksplorasi terhadap hal-hal baru sangat dibutuhkan untuk menambah wawasan dan pengalaman si Kecil. Meskipun hal-hal tersebut harus berhubungan dengan hal-hal kotor, seperti tanah, lumpur, atau pasir.Jangan biarkan rasa ‘jijik’ si Kecil menghambatnya untuk mendapatkan pengalaman yang berharga. Bantu si Kecil untuk mengatasi rasa jijiknya agar ia dapat dengan nyaman bermain dan beraktivitas. Ibu dapat membantu si Kecil untuk menghilangkan rasa ‘jijik’ tersebut dengan beberapa tips berikut ini.

  • Cari tahu hal-hal yang dianggap menjijikan baginya

    Mintalah pada si Kecil untuk menulis hal-hal apa saja yang membuatnya merasa jijik. Setelah semua hal tersebut ditulis di selembar kertas, maka si Kecil harus memberikan kertas tersebut pada Ibu.
  • Beri tahu si Kecil mengenai fakta yang benar

    Ketika Ibu sudah mempelajari hal-hal yang membuat si Kecil merasa jijik, maka berikan ia penjelasan mengenai fakta yang benar. Misalnya, si Kecil jijik bila harus melakukan kegiatan berkebun. Beri tahu si Kecil bahwa berkebun tidak akan membuatnya terluka atau sakit dan setelah melakukan kegiatan berkebun tersebut ia dapat segera membersihkan tubuhnya dengan benar, dan Ibu akan membantu membersihkan kembali pakaiannya.
  • Terapi visual dengan gambar

    Apakah si Kecil merasa jijik untuk berkebun karena takut terhadap cacing tanah? Cobalah Ibu mencari gambar cacing tanah di internet dan berikan gambar tersebut pada si Kecil. Mintalah si Kecil untuk melihat gambar tersebut selama beberapa menit agar ia terbiasa. Berikan penjelasan yang benar bahwa cacing tanah tidak akan menggigitnya atau membuat kulitnya gatal. Ceritakan pula berbagai manfaat cacing tanah.
  • Jelaskan tentang manfaat mengatasi rasa jijik

    Anak-anak membutuhkan penjelasan yang tepat dengan bahasa yang mudah ia mengerti. Cobalah untuk menjelaskan tentang manfaat yang akan ia peroleh jika berhasil mengatasi rasa jijik. Misalnya, ketika anak bermain dengan hal-hal yang kotor, ia dapat memperoleh pengalaman baru bahkan teman-teman yang baru pula.

Sebagai orangtua, tak jarang Ibu merasa khawatir membiarkan anak bermain hingga kotor. Namun, tahukah Ibu bahwa berani kotor itu baik? Biarkan si Kecil bermain di luar agar ia mendapatkan pengetahuan dan wawasan yang lebih luas. Hindari memarahi si Kecil saat ia pulang dalam keadaan kotor. Jika si Kecil masih merasa jijik untuk bermain dengan hal-hal yang membuatnya kotor, maka bantulah ia untuk mengatasi rasa ‘jijik’ tersebut dengan tips di atas ya, Bu. Jangan cemas pula memikirkan pakaiannya yang kotor, karena ada Rinso yang akan membantu Ibu mencuci pakaian kotor si petualang cilik Ibu.