7 Kebiasaan Menjaga Kebersihan yang Wajib Diajarkan ke Anak

Mari ajarkan anak untuk peduli terhadap kebersihan lingkungannya dengan membiasakan beberapa hal berikut ini.

Kebiasaan menjaga kebersihan harus ditanamkan pada diri anak-anak sejak usia dini. Jika sudah menjadi kebiasaan, tentu anak tidak akan merasa terbebani untuk menjaga kebersihan rumah, diri, dan lingkungannya. Selagi anak-anak memiliki lebih banyak waktu di rumah selama pandemi Covid-19, mari ajarkan anak untuk menjaga kebersihan lingkungan melalui kebiasaan-kebiasaan ini.

1. Ajarkan Membersihkan Tempat Tidurnya Sendiri

Menciptakan lingkungan bersih harus dimulai dari tempat yang terdekat dengan kita, yaitu kamar tidur. Ajarkan anak untuk terbiasa membersihkan dan merapikan tempat tidurnya sendiri setelah bangun tidur. Membersihkan tempat tidur bisa dimulai dengan menepuk permukaan tempat tidur dengan penebah, lalu merapikan spreinya agar lebih sedap dipandang.

2. Ajarkan Mengambil Makanan dan Membersihkan Piring Sendiri

Sewaktu anak masih berusia balita Anda mungkin akan menyiapkan makanan yang hendak disantap mereka. Namun, lepas usia balita ajarkan anak untuk mengambil makanannya sendiri. Apabila usianya sudah cukup untuk berada di dapur, kembali ajarkan untuk mencuci piring makannya sendiri. Kebiasaan ini mengajarkan perilaku mandiri dan tanggung jawab kepada anak.

3. Ajarkan Menempatkan Pakaian Kotor pada Tempatnya

Kalau sampai saat ini si kecil masih terbiasa meletakkan pakaian kotornya di tempat tidur, belakang pintu, atau sembarang tempat, ini adalah waktu yang tepat untuk mendisiplinkan si kecil. Buatlah aturan untuk selalu menempatkan pakaian kotor pada tempatnya.

Bukan sekadar untuk nilai estetika saja, tetapi menempatkan pakaian kotor langsung pada tempatnya juga salah satu cara menjaga kebersihan rumah dan meminimalisir infeksi bakteri atau virus yang menempel di baju.

4. Ajarkan Anak Membuang Sampah di Sekitarnya

Untuk mewujudkan lingkungan bersih, tanamkan sikap tidak apatis kepada anak. Ya, anak-anak harus peduli terhadap lingkungan sekitarnya. Tak hanya sampai diri sendiri saja yang harus dibuang pada tempatnya, sampah lain yang mungkin berserakkan di sekitar kita juga harus dipungut.

Sebagai orang tua, dorong anak untuk bersikap peduli pada lingkungan sekitarnya. Beri contoh untuk selalu memungut dan membuang sampah yang berada di sekitar kita. Lama kelamaan si kecil pasti terbiasa dan melakukannya dengan senang hati.

5. Ajarkan Melepas Sepatu Saat Masuk ke dalam Rumah

Di beberapa sinetron maupun film para aktor dan aktrisnya terlihat selalu memakai sepatu meskipun di dalam rumah. Akan tetapi, kebiasaan seperti ini justru dapat mencemari kebersihan rumah. Alas sepatu yang dipakai bepergian ke luar rumah tentu akan menjadi sangat kotor. Bayangkan, berapa banyak kotoran dan bakteri yang melekat pada alas sepatu? Lantai rumah yang sudah dipel pun jadi kembali kotor jika Anda tidak melepas sepatu di luar rumah.

Terapkan kebiasaan untuk melepas sepatu saat masuk ke dalam rumah pada si kecil. Jika telapak kaki kotor, ajari buah hati Anda untuk mencuci kakinya terlebih dahulu.

6. Ajarkan Mencuci Tangan dan Kaki

Mencuci tangan adalah cara terbaik untuk mencegah penularan virus atau bakteri. Ajari anak untuk mencuci tangan dengan sabun selama 20 detik supaya kuman dan bakteri yang menempel hilang. Bila perlu kaki juga harus dicuci dengan sabun.

Waktu terbaik bagi anak untuk mencuci tangan adalah sebelum tidur, setelah bepergian ke luar rumah, setelah melakukan aktivitas, dan sebelum makan. Sudahkah Anda mencuci kaki tan tangan hari ini?

7. Ajarkan Anak Menyapu Kamarnya Sendiri

Bagi Anda yang ingin mendidik anak untuk menjaga kebersihan rumah, jangan memberikan tugas yang terlalu berat. Cukup minta si kecil untuk belajar menyapu kamarnya sendiri. Apabila si kecil sudah pandai mengepel lantai, dukung si kecil untuk mengepel lantai kamarnya agar lebih bersih, higienis, dan membuatnya nyaman beraktivitas di atas lantai.

Mari mengajarkan anak untuk menjaga lingkungan bersih dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan di atas. Anak-anak yang sudah terbiasa dengan kegiatan bersih-bersih tentu saja tidak merasa gondok atau terbebani ketika harus membantu orang tuanya membersihkan rumah.

Terlepas dari semua hal tersebut, mengajarkan anak untuk peduli terhadap kebersihan rumah dan lingkungan sekitarnya sangat perlu untuk menghindari risiko penularan virus corona atau penyakit lainnya. Di samping itu, kebersihan lingkungan juga akan membawa pengaruh yang positif untuk kehidupan kita semua.

Referensi

https://health.detik.com/ibu-dan-anak/d-1722802/6-kebiasaan-bersih-yang-harus-diajarkan-pada-si-kecil

https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/kebiasaan-menjaga-kebersihan-rumah/