Skip to content
Manfaat Anak Mengenal Tumbuhan dengan Berkebun

Manfaat Anak Mengenal Tumbuhan dengan Berkebun

Berkebun adalah kegiatan yang sudah sangat jarang dilakukan oleh anak-anak yang tinggal di kota. Padahal, berkebun adalah salah satu kegiatan yang seru dan bermanfaat untuk mengisi waktu luang, lho. Dengan berkebun, Anda bisa mengenalkan berbagai jenis tumbuhan kepada anak. Kegiatan berkebun juga mendorong anak untuk lebih mencintai lingkungan.

Masih ragu mengajak anak untuk berkebun karena khawatir pakaian mereka akan kotor? Kenali beberapa manfaat berkebun bagi anak ini untuk menepis keraguan Anda. Urusan baju kotor serahkan saja pada Rinso, ahlinya bersihkan segala jenis noda!

1. Menumbuhkan Rasa Cinta pada Lingkungan

Memberikan edukasi terhadap anak-anak akan lebih efektif jika melakukan praktek langsung dan bukan sekedar teori saja. Sama seperti ketika Anda mengajarkan anak untuk mencintai lingkungan melalui kegiatan berkebun.

Dari kegiatan berkebun, anak akan terjun langsung menanam tumbuhan dari bibitnya. Jika anak terlibat langsung pada proses menanamnya, maka ia akan merawat dan menyayangi tumbuhan tersebut. Bahkan, si Kecil akan belajar memperlakukan tumbuhan yang ia tanam seperti layaknya makhluk hidup.

2. Membangun Rasa Tanggung Jawab

Ketika si Kecil mulai menanam tanaman dalam pot maka ia akan bertanggung jawab dalam merawat tanaman tersebut. Mintalah anak untuk terlibat dalam proses menanam, memupuk, sampai dengan menyiram tanaman setiap beberapa hari sekali (tergantung sifat tanamannya).

Ajarkan si Kecil untuk bertanggung jawab terhadap tumbuhan yang sudah ia tanam. Ia akan bertanggung jawab dengan menjaga tanaman tetap hidup dan tidak layu.

3. Membuat Anak Bersemangat Makan Sayur dan Buah-buahan

Selama ini si Kecil mungkin seringkali menolak menu makanan yang mengandung sayur dan buah. Hal tersebut memang sudah biasa terjadi. Namun, sebagai orang tua Anda tidak boleh berpasrah diri dan menuruti semua keinginan anak.

Ajak si Kecil untuk berkebun menanam sayur dan buah yang selama ini dikonsumsi oleh keluarga. Libatkan anak-anak dari proses penebaran bibit, pemupukan, sampai dengan panen. Ketika anak melihat proses penanaman sayur dan buah dari awal, maka mereka lebih menghargai makanan dan bersemangat ketika makan sayur dan buah-buahan.

4. Melatih Kesabaran dan Ketelatenan Anak

Apa hubungan antara kesabaran dengan kegiatan berkebun? Tentu saja ada hubungannya karena kegiatan berkebun membutuhkan usaha dan kesabaran ekstra. Usai menuntaskan kegiatan berkebun, kita perlu menunggu beberapa waktu agar tumbuhan yang ditanam mekar atau menghasilkan buah.

Belum lagi anak akan diajarkan untuk lebih telaten dalam merawat tumbuhan yang ditanamnya agar tidak mati dan tetap subur. Jadi, boleh dibilang kegiatan berkebun akan melatih kesabaran dan ketelatenan anak.

5. Cara Menanam Tanaman di Kaleng

Berkebun tak harus selalu dilakukan di taman. Jika tak ada taman di rumah, tempat tumbuhan yang hendak ditanam di dalam pot maupun kaleng. Kaleng yang dipakai adalah kaleng susu atau kaleng cat karena ukurannya cukup besar.

Berikut adalah langkah-langkah menanam tanaman di dalam kaleng:

  • Cuci bersih kaleng yang akan digunakan sebagai pengganti pot. Kemudian, lubangi bagian bawah kaleng agar air dapat mengalir dan tidak membuat tanah menjadi terlalu basah. 
  •  Isi kaleng dengan tanah. Usahakan untuk memakai tanah pembibitan yang bisa dibeli di toko tanaman agar benih yang ditanam bisa tumbuh dengan subur.
  • Tebarkan benih di atas tanah, lalu tutup benih yang sudah disebar tadi dengan sedikit lapisan tanah.
  • Letakkan kaleng di luar rumah dan usahakan untuk terkena sinar matahari. Benih yang ditanam akan tumbuh dalam waktu beberapa minggu.

6. Cara Menanam Tanaman di Pot

Selain di kaleng, pot juga dirancang untuk membantu Anda melakukan aktivitas berkebun tanpa memerlukan taman yang luas. Anda bisa menanam bunga, sayuran, atau buah-buahan dengan pohon yang tidak terlalu besar di dalam pot.

Inilah panduan menanam tumbuhan di dalam pot yang benar:

  • Isi pot dengan tanah pembibitan agar benih yang ditanam bisa tumbuh lebih cepat dan subur.
  • Sebarkan bibit atau benih tanaman ke dalam tanah.
  • Tempatkan pot di luar rumah dan pastikan tanahnya terkena sinar matahari dan mendapat asupan air yang mencukupi.

Tanaman dalam pot dan kaleng juga harus mendapatkan pupuk dan air yang cukup. Namun, hindari menyiram tanaman dengan terlalu banyak air agar tidak mati atau layu.

Kegiatan berkebun ini pasti akan disukai oleh si Kecil. Usai berkebun, ingatkan si kecil untuk mencuci tangan, mandi, dan mengganti bajunya. Baju kotor bekas berkebun bisa dibersihkan kembali dengan Rinso Anti Noda Deterjen Cair Classic Fresh tak hanya mampu mengangkat noda membandel, namun juga memberikan perlindungan dari bakteri*.

*Berdasarkan hasil uji lab terhadap bakteri S. aureus, K. pneumoniae, E. coli, S. typhimurium dan P. aeruginosa.

 

Referensi

popmama.com/kid/4-5-years-old/bernadine/manfaat-mengajak-anak-berkebun/ful

magazine.job-like.com/berkebun-sambil-menanam-buah/

rumahtanaman.com/tabulampot-tanaman-buah-dalam-pot/

ekor9.com/tanaman-bunga-hias/

© 2020 Unilever. Semua hak dilindungi undang - undang