Ajak Si Kecil Mewarnai Kain dengan Teknik Jumputan, Yuk!

Teknik jumputan dapat digunakan untuk membuat motif batik atau mewarnai kain. Hasil dari mewarnai dengan teknik jumputan ini serupa dengan motif hippies yang sempat populer di tahun 1960. Teknik ini tidak sulit untuk dilakukan dan Ibu bisa mengajak anak bermain sekaligus belajar dan mengasah kreativitasnya dengan mempraktikkan teknik ini secara sederhana. Yuk, ajak si Kecil untuk mewarnai kain atau pakaian bekas dengan teknik jumputan. Bahan-bahan yang dibutuhkan untuk mewarnai dengan teknik jumputan juga sangat sederhana dan mudah diperoleh lho, Bu. Mewarnai kain dengan teknik jumputan merupakan sebuah ide aktivitas yang positif pada masa perkembangan anak. Ibu juga dapat membantu si Kecil untuk mengenal warna sembari mewarnai kain.

Bahan yang Dibutuhkan

  • Kain atau pakaian bekas berwarna putih polos
  • Sarung tangan karet
  • Pewarna
  • Masker wajah
  • Kelereng
  • Karet gelang
  • Air

Ikuti Langkah-Langkah Persiapannya, Yuk!

  • Bentangkan kain atau kaos yang hendak diwarnai. Lakukan kegiatan ini di luar rumah dan di tempat yang cukup luas.
  • Kenakan masker wajah dan sarung tangan, kemudian campurlah pewarna sesuai dengan petunjuk atau keinginan si Kecil.
  • Tempatkan masing-masing pewarna ke dalam botol penyemprot.

Cara Membuat Motif Spiral

  • Ikat bagian tengah kain/kaos secara memutar hingga menyerupai bentuk bola. Ikat dengan menggunakan karet gelang.
  • Semprotkan pewarna yang diinginkan ke kain/kaos tersebut. Semprot pewarna secara bergantian dari warna ke warna.
  • Biarkan selama 15-20 menit.
  • Bilas kain/kaos dengan air dingin yang mengalir.

Cara Membuat Bentuk Motif dan Lingkaran

  • Ikat kain/kaos dengan karet gelang untuk membuat pola yang berbeda.
  • Masukkan kelereng ke dalam bagian yang hendak diikat dengan karet gelang.
  • Tempatkan beberapa kelereng ke dalam kain/kaos dan ikat dengan karet gelang untuk menciptakan efek sunburst.
  • Semprotkan pewarna ke kain/kaos tersebut.

Manfaat Mewarnai Kain dengan Teknik Jumputan Saat berkreasi bersama si Kecil melalui teknik jumputan, Ibu dan si Kecil bisa mengkombinasikan berbagai warna yang berbeda. Ketika melakukan ini, si Kecil belajar mengenai warna. Coba gunakan warna primer saja, dan campur satu warna dengan warna yang lain, dan biarkan si Kecil melihat hasil campuran dari dua warna primer. Misalnya ketika mencampur merah dan kuning maka hasil yang di dapat adalah warna oranye. Di saat yang sama, tentu si Kecil juga mengembangkan kemampuan motorik halusnya, contohnya saat mengikat kain dengan karet gelang. Dari aktivitas seru ini ternyata banyak ya manfaat yang didapat si Kecil. Mau mencoba?