Ajak Anak Saat Merawat Tanaman Kaktus Sukulen

Siapa bilang merawat tanaman kaktus dan sukulen itu susah? Yuk, ajak anak-anak untuk merawat tanaman yang bisa ditempatkan di dalam ruangan ini.

Kaktus dan sukulen adalah jenis tanaman hias yang perawatannya cukup mudah dan bisa diletakkan di dalam ruangan. Mengingat perawatan kaktus sukulen ini tidak terlalu sulit, maka ajaklah si kecil untuk turut merawat tanaman ini. Selain untuk mengisi waktu luang anak, kegiatan menanam di rumah ini juga bisa menjadi salah satu cara mengajarkan si kecil mencintai tanaman.

Yuk, ajak si kecil merawat tanaman kaktus sukulen untuk meredakan kebosanannya selama di rumah. Ikuti beberapa langkah berikut agar tanaman kaktus dan sukulen bisa tumbuh dengan baik:

1.  Pilih Pot yang Tepat

Kaktus dan sukulen adalah tanaman yang tidak memerlukan banyak air. Pasalnya, kedua jenis tanaman ini memiliki tipikal daun yang besar untuk menyimpan air lebih banyak. Meskipun tidak membutuhkan banyak air, tanaman ini harus ditempatkan dalam pot yang tepat agar tidak membusuk.

Pot yang memiliki lubang di bagian bawahnya akan membantu proses drainase sehingga air dapat mengalir dan tidak menggenang di dalam pot. Perlu Anda ingat, media (tanah) yang terlalu basah karena genangan air bisa menyebabkan akar sukulen dan kaktus membusuk.

Selain pot yang berlubang di bagian bawahnya, pot dari tembikar juga cocok dipakai untuk menanam kaktus sukulen. Air penyiraman dapat meresap ke luar melalui pori-pori pot tembikar.

2. Gunakan Media Tanam yang Mengalirkan Air

Media tanam merupakan satu hal yang menentukan keberhasilan dalam merawat tanaman kaktus dan sukulen. Mengingat kaktus dan sukulen adalah tanaman yang spesial, maka media tanam yang dipakai juga tidak bisa sembarangan. Adapun media tanam yang biasa dipakai untuk menanam kaktus sukulen adalah sekam bakar atau campuran tanah dan pasir.

Setiap kaktus dan sukulen memerlukan media tanam yang berbeda-beda. Yang penting hindari media tanam yang bisa menyimpan air dalam jangka waktu lama untuk menghindari pembusukan tanaman.

3. Tempat Kaktus dan Sukulen di Tempat yang Terang

Meskipun digolongkan sebagai salah satu tanaman yang bisa ditempatkan di dalam ruangan, kaktus dan sukulen tetap membutuhkan cahaya matahari. Akan tetapi, perlu diingat bahwa tanaman ini tidak bisa terpapar sinar matahari secara langsung. Tempatkan tanaman kaktus dan sukulen di tempat dengan pencahayaan yang baik tanpa perlu terkena sinar matahari langsung.

4. Beri Pupuk Secara Berkala

Biasakan si kecil untuk melakukan rutinitas menanam di rumah dengan memintanya untuk memberi pupuk pada tanaman kaktus sukulen secara berkala. Pupuk diberikan secara berkala selama 1-2 bulan.

Jenis bubuk yang dipakai untuk kaktus dan sukulen adalah NPK. Berikan 2-3 butir pupuk pada setiap tanaman. Jangan memberi pupuk melebihi dosis yang ditentukan karena bisa menyebabkan panas (overheat) sehingga merusak tanaman.

5. Frekuensi Penyiraman Tergantung Area Tempat Tinggal, Cuaca, dan Penempatan Tanaman

Tanaman kaktus sukulen yang ditempatkan di dalam ruangan membutuhkan air yang lebih sedikit dibanding tanaman yang diletakkan di luar ruangan. Idealnya, kaktus dan sukulen yang berada di dalam ruangan harus disiram sekali dalam 1-2 minggu.

Agar air tidak menggenang pada media tanam, maka gunakan teknik penyemprotan. Semprot bagian akarnya dengan air secukupnya. Jika ada daun yang kering atau keriput, potong saja daun tersebut.

6. Jangan Biarkan Air Mengendap Terlalu Lama pada Daun

Dalam merawat tanaman kaktus dan sukulen, Anda juga harus memperhatikan air yang dipakai untuk menyiram. Jangan biarkan air mengendap terlalu lama pada daun tanaman ini karena hal tersebut bisa menyebabkan kutu daun datang.

Jadi, siram air pada bagian akarnya saja, bukan  daunnya. Apabila di bagian bawah ada daun yang layu, segera potong dan buang daunnya agar tidak memancing kehadiran kutu.

Dengan perawatan yang tepat, kaktus sukulen bisa tumbuh dengan baik dan bertahan dalam waktu yang lama. Libatkan si kecil dalam proses perawatan kaktus dan sukulen ini. Bukan hanya untuk mengisi waktu luang saja, kegiatan positif semacam ini akan membuat anak jadi peduli terhadap makhluk hidup dan lingkungan sekitarnya.

Referensi:

https://www.harpersbazaar.co.id/articles/read/7/2018/5427/Cara-Merawat-Sukulen-dan-Kaktus-untuk-Pemula

https://www.sisternet.co.id/read/280983-punya-kaktus-dan-sukulen-begini-9-cara-merawatnya-agar-tak-lekas-busuk