Jika Anak Jijik Main di Luar

Kotor, mungkin hanya sekadar kata yang terdiri atas lima huruf bagi kita. Sedangkan bagi anak-anak, dengan kotor, bisa berarti mereka sedang mempelajari sesuatu, sedang mengeksplorasi sesuatu atau sedang menemukan sesuatu.Dengan membiarkan anak bermain , terutama di luar rumah, dan juga membiarkan mereka kotor, berarti kita sedang mengenalkan sesuatu yang baru bagi mereka. Namun, mungkin saja tidak semua anak suka kotor. Ada anak yang merasa jijik ketika harus melepas sepatu atau sandal, dan berjalan di atas rerumputan yang basah. Ada anak yang terus minta digendong ketika harus melewati kubangan air sesaat setelah hujan turun. Ada pula anak yang langsung menangis ketika harus menyentuh lumpur.Adakah yang salah? Tidak. Yang perlu kita lakukan adalah mengajak dan memotivasi agar anak bermain dan mau bereksplorasi di luar rumah dan tak takut kotor. Berikut ada beberapa tips untuk membujuk mereka agar berani kotor.
  1. Anda dapat mencoba membawa keluar permainan yang biasa mereka mainkan di dalam rumah. Takes what’s inside, outside. Lego, dressups, playdough dan sebagainya. Ajak anak bermain di teras rumah, atau jika ada area yang cukup luas di halaman rumah Anda, Anda juga bisa membiarkan mereka bermain di atas tikar. Ini merupakan langkah pertama agar anak mau keluar dari rumah. Kita harus melakukannya secara bertahap dan perlahan. Jangan sampai membuat mereka kaget dengan tiba-tiba menyuruh mereka keluar dan berkotor-kotoran.
  2. Habiskan waktu di luar rumah bersama seluruh keluarga. Ini tidak berarti Anda harus ke mall, atau bepergian jauh. Cukup ajak anak untuk bersama-sama mencuci mobil, misalnya. Jika mereka sudah merasa asyik, Anda dapat membiarkan anak bermain air .
  3. Ajak anak untuk belajar sains langsung dari sumbernya, yaitu alam. Berikan alat pembesar, alat pengukur, alat penimbang dan lain-lain. Ajak mereka untuk meneliti tulang daun, mengukur diameter pohon atau tanaman, menimbang bebatuan dan lain-lain.
  4. Undang beberapa teman untuk bermain bersama di luar rumah. Biarkan anak bermain petak umpet, panjat-panjat pohon, finger painting bersama dan sebagainya. Jangan lupa sediakan kudapan dan minuman agar mereka semakin semangat bermain.
  5. Biasanya anak yang takut kotor beralasan bahwa kotor itu berarti banyak kuman yang bersarang di tubuh mereka, dan kemudian mereka akan sakit. Ini tidak salah. Bagaimana pun kita jugalah yang mendidik mereka untuk selalu menjaga kebersihan. Maka sekarang kita perlu juga menanamkan kepada anak, bahwa walaupun mereka penuh dengan kotoran, mereka tetap bisa menjaga kesehatan dengan mandi dan cuci tangan dengan bersih.
  6. Berikan contoh dan ikut bermain. Tak ada yang lebih mengasyikkan bagi anak-anak selain melihat orang tuanya ikut terlibat dalam permainan dan ikut tertawa bersama mereka. Jadi, Anda jangan takut-takut untuk turut berkotor ria jika memang diperlukan.
Dengan membiarkan anak bermain di luar rumah, maka kemampuan motorik halus dan kasarnya akan terasah, kemampuan sosialnya terjaga, juga melatih kemampuan problem solving pada anak. Anak-anak juga berkesempatan untuk mengembangkan kemampuan verbalnya ketika mereka mencoba mendeskripsikan hasil eksplorasi dan penemuan mereka dengan kata-kata. Selain itu, betapa menyenangkannya mencoba sesuatu yang baru bagi mereka.Selama kegiatan anak bermain di luar ini, Anda tetap harus mengawasi agar anak-anak terhindar dari bahaya kendaraan bermotor atau ketika mereka menemukan hewan-hewan yang berbahaya di luar rumah. Namun juga jangan terlalu dekat dan jangan berikan bantuan jika mereka tidak memintanya.Source:http://www.sparkpeople.com/resource/fitness_articles.asp?id=1618&page=2http://childhood101.com/2012/09/9-ways-to-encourage-indoor-kids-to-play-outside/http://voices.yahoo.com/messy-play-ok-let-kids-dirty-explore-8727025.html

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!