Anak berpakaian sebagai pilot

Latih Konsentrasi Anak dengan 5 Permainan ini!

5 Ide permainan konsentrasi untuk melatih fokus dan kognisi anak. Sebisa mungkin pilih games konsentrasi tanpa gawai seperti congklak, clay, atau lego.

Sebagai orang tua yang peduli perkembangan anak, menstimulasi kecerdasan buah hati bisa dilakukan dengan permainan konsentrasi. Apalagi kini telah tersedia berbagai permainan non-gadget yang mampu mengasah kemampuan otak kanan dan kiri si Kecil secara bersamaan.

Permainan asah otak menawarkan keseruan bermain sekaligus membantu anak lebih cerdas. Sambil bermain, anak bisa meningkatkan beragam keterampilan yang kompleks. Mulai dari kemampuan imajinasi, komunikasi, intuisi, kemampuan membaca, menulis, problem-solving, menghitung, serta berlogika. Semua itu bisa didapat lewat games konsentrasi.

Penasaran apa saja? Simak 5 permainan melatih konsentrasi anak tanpa harus pakai gawai:

1. Mainan Susun Balok (Lego)

Bermain balok susun sejak dulu menjadi salah satu mainan yang kreatif. Anak bisa berimajinasi membangun berbagai bentuk yang disukai. Misalnya, rumah, mobil, istana, dan lainnya. Salah satu merek mainan susun balok yang begitu variatif dan menjadi pilihan orang tua adalah Lego dari Denmark.

Manfaat bermain balok susun adalah membantu mengasah otak kanan dan kiri, mengembangkan kecerdasan logika dan spasial (saat membuat aneka bentuk), bersosialisasi dengan teman, serta kecerdasan yang berkaitan dengan problem-solving. Permainan melatih konsentrasi ini bisa Anda berikan untuk anak di atas 3 tahun.

2. Jigsaw Puzzle

Jigsaw puzzle terdiri dari potongan puzzle kecil yang bisa disusun menjadi sebuah gambar utuh. Permainan ini begitu menantang karena anak harus menyelesaikan teka-teki gambar apa yang akan dihasilkan saat semua potongan puzzle terpasang di tempatnya.

Jigsaw puzzle memiliki beberapa manfaat. Yakni, meningkatkan kemampuan anak terkait problem-solving, mengasah kemampuan motorik, kemampuan berpikir, melatih konsentrasi, memori, dan koordinasi mata dan tangan.

Bermain jigsaw puzzle juga meningkatkan dopamin di otak yang membantu memengaruhi mood, menambah motivasi dan konsentrasi. Anak akan merasa senang dan membantu harga dirinya meningkat setiap kali selesai mengerjakan tantangan.

Jigsaw puzzle bisa diberikan sejak anak berusia 10 bulan. Mainan untuk bayi dan balita biasanya sederhana dan berukuran besar agar si Kecil tidak tersedak potongan puzzle. Sebelum memberikan pada anak, sebaiknya pilih jigsaw puzzle yang mengandung unsur edukatif berdasarkan umur dan minat anak. Puzzle yang terlalu rumit justru membuat anak frustasi dan kesal.

3. Congklak

Games konsentrasi ini hanya bisa dimainkan oleh 2 orang. Papan congklak berisi lubang yang masing-masing berisi 7 biji.

Permainan tradisional Indonesia ini sejak dulu digandrungi karena mengandung unsur edukatif saat dimainkan. Permainan ini cocok untuk anak usia sekolah dasar dibandingkan anak kecil atau balita. Pasalnya, karena biji congklak yang kecil berisiko tersedak jika dimainkan oleh anak-anak balita.

Bermain congklak membutuhkan pemahaman dasar berhitung, logika, dan aturan permainan. Permainan ini efektif meningkatkan kecerdasan otak karena anak butuh merancang strategi mengalahkan lawan.

4. Lilin Malam

Dilansir dari parents Britannica, bermain lilin malam/plastisin, atau clay bisa meningkatkan kemampuan akademik anak. Hal ini karena bermain clay memberi efek menenangkan sehingga membantu atasi kecemasan atau frustasi.

Anak mampu mengasah otak dan konsentrasi saat membentuk lilin malam menjadi bentuk-bentuk sesuai imajinasinya. Mereka belajar sains untuk konsep ukuran, massa, volume, dan dimensi.

Ditambah lagi, kemampuan koordinasi tangan makin berkembang saat anak memanfaatkan alat bantu di sekitarnya (gunting, penggaris, cetakan, tusuk gigi, dll) untuk membuat bentuk lebih beragam.

Hal ini erat kaitannya dengan keterampilan menulis, menggambar, dan motorik halus.

Jika bermain clay dengan anak, jangan lupa ajak bermain peran sambil bercakap-cakap. Dengan begitu kemampuan berbahasa, berkomunikasi, pemikiran abstrak, dan interaksi sosial ikut meningkat.

5. Tongue Twister

Tongue twister artinya sekumpulan kata yang rumit diucapkan dengan tepat. Inilah permainan melatih konsentrasi anak yang hemat dan tak butuh alat apapun. Anak bisa memainkan game ini bersama keluarga atau teman-temannya dalam suasana santai.

Kalimat tongue twister harus diucapkan dengan cepat dan benar secara berulang-ulang. Manfaat permainan ini adalah melatih memori, konsentrasi, melancarkan artikulasi, keterampilan berbicara, dan berpikir cepat.

Contoh tongue twister bahasa Indonesia adalah:

  • Ke mana, mengapa, kenapa (3x)

  • Ular melingkar di atas pagar.

  • Satu ribu, dua biru, tiga ribu, empat biru.

  • Kepala digaruk, kelapa diparut

Untuk bahasa Inggris, contohnya:

  • Black background, brown background (3x)

  • A big black bug bit a big black bear.

  • Red lorry, yellow lorry (3x)

  • She sells seashells by the seashore.

Coba ajak anak mengucapkan kalimat di atas dengan cepat dan tepat. Sederhana tetapi menarik, bukan?

Itulah permainan konsentrasi tanpa gawai yang bisa dimainkan bersama buah hati. Yang manakah favorit Anda?

Referensi kompasiana.com/andydameliala/55109718813311583bbc676c/manfaat-jigsaw-puzzle-bagi-anak-anak koalahero.com/serbaserbi/permainan-pengasah-otak-anak/ nakita.grid.id/read/021659646/permainan-untuk-merangsang-kepintaran-anak?page=all