Tips Mencuci yang Ramah Lingkungan

Mencuci ramah lingkungan

Kita tentu ingin berperan dalam menciptakan planet bumi yang lebih hijau dan sehat. Di samping itu, dengan menghemat energi kita dapat menghemat uang juga, bukan? Memang tidak selalu mudah untuk melakukannya, terlebih jika Ibu mempunyai banyak pakaian untuk dicuci di rumah dan kesibukan yang tiada henti. Apabila Ibu mencari cara-cara sederhana untuk membantu menyelamatkan lingkungan dan mengurangi dampak buruknya, baca tips ramah lingkungan dari kami untuk para Ibu Matic, dan temukan cara mengubah kebiasaan Ibu dalam mencuci pakaian agar menjadi lebih baik.

Mesin Cuci Ramah Lingkungan

Beberapa tahun terakhir ini, mesin cuci baju mengalami perkembangan yang pesat, khususnya pada kemampuannya membersihkan pakaian dan efisiensi kerja mesin. Salah satu cara Ibu untuk dapat berperan positif terhadap lingkungan adalah dengan berpindah ke mesin cuci yang hemat energi. Mesin cuci ini dirancang untuk bekerja dengan energi yang lebih kecil sehingga dalam jangka panjang biaya operasionalnya pun menjadi lebih rendah.

Konsumsi air juga merupakan faktor yang penting dalam melestarikan lingkungan. Rata-rata satu keluarga mencuci sebanyak 400 kali dalam setahun. Jika Ibu menggunakan mesin cuci bukaan atas (top loading) tradisional, berarti mesin ini akan mengkonsumsi hingga sekitar 150 liter air sekali cuci. Tetapi, kini sudah tersedia mesin cuci yang hanya menggunakan 5,5 liter air saja untuk setiap kilogram cucian, bandingkan dengan mesin cuci sebelumnya yang memerlukan sekitar 22 liter air per kilogram cucian.

Secara garis besar, mesin cuci bukaan depan (front loading) menggunakan air yang lebih sedikit pada tiap pencucian. Jadi, jika saat ini Ibu mempunyai anggaran lebih untuk membelinya, Ibu akan merasakan manfaatnya di kemudian hari. Sebagian besar mesin cuci model baru sudah dirancang dalam memenuhi kebutuhan untuk menghemat air dan energi. Untuk informasi lebih lanjut mengenai berbagai macam merek dan model mesin cuci, baca panduan perbandingan mesin cuci dari kami.

Kebiasaan Mencuci dan Deterjen Ramah Lingkungan

Kalau Ibu tidak mempunyai anggaran untuk membeli mesin cuci baju yang baru, jangan khawatir. Ibu masih dapat membuat perbedaan besar dengan mengubah cara mencuci pakaian.

Dimulai dengan suhu pencucian. Mengubah suhu dari 40 menjadi 30 derajat celcius mungkin terlihat tidak terlalu berpengaruh besar, tapi sebenarnya hal ini dapat mengurangi penggunaan listrik sekitar 40 persen sekali cuci. Banyak mesin cuci yang didesain untuk membersihkan cucian sama efektifnya pada suhu yang lebih rendah. Menambahkan banyak deterjen, seperti Rinso Matic, bisa melakukan hal yang sama.

Selain kekuatan membersihkan yang ditawarkan, carilah bahan-bahan yang ramah lingkungan pada saat Ibu membeli deterjen. Saat ini, sudah banyak produk yang mudah terurai secara alami dan dirancang untuk membantu melestarikan sumber daya air serta habitat liar karena tidak menggunakan bahan kimia yang merusak lingkungan. Ini tentu berita baik bagi keluarga Ibu, karena produk yang lebih alami dan lembut akan lebih baik untuk kulit dan kesehatan.

Dan yang terakhir, isilah mesin cuci sesuai kapasitas maksimum sedapat mungkin. Semakin sedikit proses pencucian yang Ibu lakukan, maka Ibu akan menghemat energi, air, dan uang.

Tips Ramah Lingkungan Untuk Mengeringkan Pakaian

Jika mesin cuci baju Ibu mempunyai fungsi untuk mengeringkan pakaian, ada beberapa cara agar penggunaannya menjadi lebih efisien. Bersihkan saringan mesin cuci secara teratur, hal ini sangat penting agar mesin dapat mengeringkan secara lebih cepat dan mengurangi konsumsi listrik yang dibutuhkan. Beberapa model terbaru bahkan sudah memiliki sensor kelembaban yang akan menghentikan mesin secara otomatis jika pakaian sudah kering.

Tidak banyak usaha yang dibutuhkan untuk mengurangi dampak kegiatan mencuci Ibu terhadap lingkungan hidup. Mesin cuci hemat energi dapat membuat perbedaan yang cukup signifikan, namun Ibu tidak harus mengeluarkan uang banyak untuk turut berperan. Hanya dengan menggunakan deterjen ramah lingkungan dan melakukan perubahan-perubahan kecil terhadap kebiasaan mencuci dan mengeringkan pakaian, Ibu sudah dapat membantu melestarikan lingkungan dalam setiap pencucian.