Mengajari Anak Remaja Cara Memakai Mesin Cuci

Ketika putra-putri Ibu sudah mulai memasuki masa remaja, tentu Ibu ingin mereka semakin mandiri. Tujuannya bukan hanya untuk membantu di rumah, melainkan juga sebagai bekal mereka sendiri ketika menjalani kehidupan sebagai orang dewasa nanti. Salah satu tugas yang paling masuk akal untuk diserahkan kepada anak remaja adalah mencuci pakaian mereka sendiri.

Peran Ibu akan sangat berarti dalam mengajari mereka cara mencuci menggunakan mesin cuci, petunjuk pemakaian mesin cuci, dan tips merawat mesin cuci. Cara mencuci menggunakan mesin cuci perlu mereka ketahui agar hasil cucian mereka bersih. Petunjuk penggunaan mesin cuci juga perlu mereka ketahui supaya mereka paham fungsi masing-masing tombol pada mesin cuci. Sedangkan tips merawat mesin cuci berguna untuk membantu mencegah kerusakan mesin cuci.

Mengajarkan Panduan Dasar Sesuai Petunjuk Pemakaian Mesin Cuci dan Deterjen

Beberapa hal yang penting Ibu tekankan sejak awal sebelum proses cuci-mencuci dimulai adalah sebagai berikut:

  • Cucian putih seharusnya dipisahkan dari yang berwarna, terutama kain yang mudah luntur.
  • Petunjuk perawatan yang tertera pada setiap label pakaian perlu dibaca dan diikuti untuk mencegah kerusakan dan menjaga keawetan pakaian. Ibu bisa menjelaskan arti setiap simbol perawatan pakaian.
  • Baca label pada kemasan deterjen untuk mengetahui takaran yang sesuai dengan jumlah cucian. Pemakaian deterjen yang melebihi takaran tidak berarti membuat cucian lebih bersih karena takaran yang dianjurkan sudah diperhitungkan agar optimal.
  • Menjejali tabung mesin cuci dengan terlalu banyak pakaian hanya akan mengakibatkan hasil cucian kurang optimal. Minta anak-anak remaja Ibu mengikuti petunjuk menggunakan mesin cuci pada buku panduan untuk mengetahui kapasitas optimal mesin cuci Ibu.

Mengajarkan Cara Menjalankan Mesin Cuci

Cara paling mudah untuk mengajari anak-anak remaja cara menjalankan mesin cuci adalah dengan mempraktikkannya langkah demi langkah di hadapan mereka. Untuk mempermudah Ibu melakukan hal ini, berikut ini kami sajikan langkah-langkah menggunakan mesin cuci yang bisa Ibu jadikan pedoman.

  1. Pastikan mesin cuci memiliki sumber air untuk mencuci. Sumber air ini bisa berupa selang yang menghubungkan mesin cuci dengan keran air. Jika instalasi ini tidak mungkin, entah karena air keran mengucur tidak terlalu deras atau karena alasan lain, maka sumber air bisa berupa pengisian secara manual menggunakan ember di awal siklus pencucian dan pengisian ulang untuk siklus pembilasan.
  2. Hubungkan mesin cuci dengan sumber listrik yang memadai dan pastikan kabel listrik tidak melintang di tengah jalan demi keselamatan.
  3. Masukkan cucian ke dalam tabung mesin cuci sesuai kapasitas mesin cuci.
  4. Tuangkan Rinso cair sesuai takaran yang disarankan. Untuk mesin cuci bukaan atas, tuangkan Rinso cair ke dalam laci deterjen pada mesin cuci. Sedangkan untuk mesin cuci bukaan depan, deterjen cair bisa dituangkan ke dalam tutup botol Rinso cair dan dimasukkan langsung ke dalam tabung mesin cuci.
  5. Tutup pintu mesin cuci. Pada beberapa model mesin cuci, tutup mesin cuci mengunci otomatis begitu mesin dinyalakan dan tidak bisa dibuka sampai proses pencucian selesai.
  6. Pilih siklus pencucian. Sebagian mesin cuci memiliki pilihan pengaturan berdasarkan bahan pakaian dan suhu air yang diinginkan. Pilih juga kecepatan putar jika fitur ini tersedia.
  7. Tekan tombol ‘Start’.
  8. Untuk mesin cuci yang tidak otomatis, mesin akan berhenti berputar ketika proses pencucian selesai. Isi ulang air, pilih siklus pembilasan (rinse), lalu tekan tombol ‘Start’.

Langkah-langkah menggunakan mesin cuci di atas bersifat umum. Cara penggunaan mesin cuci berbeda-beda sesuai fitur yang dimiliki masing-masing model mesin cuci. Ibu perlu mengacu pada buku petunjuk pemakaian mesin cuci Ibu untuk mengetahui fungsi masing-masing tombol pada panelnya.

Mengajarkan Tips Merawat Mesin Cuci

Ibu perlu mengingatkan anak remaja Ibu bahwa mesin cuci seharusnya tidak dibiarkan begitu saja setiap kali selesai dipakai. Kiat-kiat berikut ini bisa membantu menjaga keawetan mesin cuci:

  • Mengelap panel, pintu, dan sisi-sisi mesin cuci, terutama jika bagian-bagian tersebut terkena air selama mencuci.
  • Membiarkan pintu mesin cuci terbuka selama tidak dipakai agar sirkulasi udara mencegah pertumbuhan jamur di sekitar pintu dan tabung mesin cuci.
  • Memastikan kabel dan selang tidak terlilit, terpelintir, atau terlipat.

Silakan cetak langkah-langkah di atas lalu tempelkan di dekat ruang cuci Ibu. Jika Ibu memiliki pertanyaan seputar cara pemakaian mesin cuci, jangan ragu bertanya di sini, ya.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!