Memilih dan Menggunakan Mesin Pengering Pakaian

Cuaca mendung dan hujan yang terus-menerus membuat proses pengeringan cucian menjadi jauh lebih lama. Padahal, pakaian yang baru selesai dicuci harus benar-benar kering sebelum dilipat dan dimasukkan ke dalam lemari baju. Melipat dan menyimpan pakaian yang masih lembap di dalam lemari menyebabkan pakaian berbau apak sehingga tidak nyaman dipakai.

Salah satu cara mengeringkan pakaian pada saat hujan deras sekali pun adalah menggunakan mesin pengering atau yang dikenal dengan sebutan tumble dryer. Penggunaan mesin pengering di Indonesia memang masih sangat terbatas dan lebih sering ditemui di tempat-tempat jasa layanan penatu.

Namun, kehadiran beberapa mesin pengering pakaian dengan harga lebih terjangkau dan lebih hemat energi membuat penggunaan mesin pengering untuk di rumah kini mulai diminati. Berikut ini adalah beberapa tips menggunakan pengering pakaian dan cara perawatannya supaya mesin pengering milik Ibu lebih awet.

Cara Kerja Mesin Pengering

Cara kerja mesin pengering cukup sederhana. Pengering akan mengeluarkan udara panas sehingga ruang di dalam tabung memanas. Tabung akan terus berputar mengacak-acak cucian, seperti halnya pada mesin cuci bukaan depan, hingga pakaian menjadi kering. Beberapa mesin pengering dilengkapi fitur cool air yang berfungsi untuk mengangin-anginkan bantal atau selimut supaya lebih empuk dan mengembang.

Mesin pengering baju juga dilengkapi timer sehingga Ibu dapat menentukan lama pengeringan. Beberapa mesin pengering modern bahkan sudah dilengkapi sensor yang dapat mendeteksi ketika pakaian telah kering.

Mengenali Pengaturan dan Tahapan Penggunaan Mesin Pengering

Semua mesin pengering memiliki pilihan pengaturan pengeringan yang bervariasi, tergantung pada model dan mereknya. Pengaturan pengeringan yang paling standar adalalah cupboard dry yang menjadikan pakaian benar-benar kering sehingga Ibu dapat langsung melipat dan menyimpannya di lemari.

Selain itu, ada pengaturan iron dry yang menghasilkan pakaian yang masih agak lembap sehingga masih perlu disetrika untuk mendapatkan hasil kering yang lebih optimal. Selain memahami pilihan pengaturan, Ibu juga perlu mengetahui tahap-tahap penggunaan mesin pengering. Berikut ini tahapan penggunaan mesin pengering baju:

  • Pada saat pakaian Ibu telah selesai dicuci di mesin cuci, pindahkan cucian ke dalam tabung pemeras jika Ibu memakai mesin cuci dua tabung. Untuk mempersingkat waktu pengeringan, gunakan kecepatan tertinggi pada saat proses spinning di mesin cuci. Hal ini untuk memastikan bahwa air yang terkandung di dalam cucian telah terbuang sebanyak mungkin.
  • Pilihlah pengaturan pengeringan yang Ibu inginkan, kemudian Ibu tinggal menunggu selama 30 menit hingga satu jam sampai mesin pengering menyelesaikan tugasnya.
  • Jangan lupa untuk mengecek label perawatan pada pakaian yang akan Ibu keringkan guna memastikan bahwa pakaian tersebut dapat dikeringkan menggunakan mesin pengering baju.
  • Hindari memasukkan terlalu banyak pakaian ke dalam pengering. Hal ini akan menyebabkan pakaian tidak memiliki ruang untuk mengembang sehingga membuatnya kusut. Selain itu, hindari mencampur pakaian berukuran besar dengan yang berukuran kecil agar semua pakaian kering secara merata.
  • Kalau pakaian Ibu bewarna hitam atau berwarna gelap lainnya, sebaiknya jangan dikeringkan menggunakan mesin pengering karena dapat membuat ketajaman warnanya berkurang.

Merawat Mesin Pengering di Rumah

Merawat mesin pengering di rumah juga penting dilakukan secara teratur supaya tidak cepat rusak dan selalu memberikan hasil pengeringan yang optimal. Simak cara merawat mesin pengering berikut ini:

  • Seusai menggunakan pengering, bersihkan serat-serat yang mungkin tertinggal di dalam tabung pengering guna mencegah penumpukan di bagian ventilasi.
  • Baca instruksi manual penggunaan mesin pengering, mulai dari pemilihan waktu, pemilihan program, hingga jenis pakaian dan benda yang dapat dimasukkan ke dalam pengering. Menggunakan mesin pengering sesuai dengan instruksinya bisa menjadi langkah preventif terhadap kerusakan-kerusakan yang tidak diinginkan.
  • Lakukan pengecekan menyeluruh secara berkala, misalnya setiap enam bulan atau setiap tahun sekali. Kontak toko elektronik tempat Ibu membeli pengering untuk menanyakan apakah mereka memiliki jasa perawatan rutin.

Mudah-mudahan tips di atas dapat membantu Ibu dalam mengoperasikan dan merawat mesin pengering di rumah. Kalau Ibu memiliki pengalaman dengan alat pengering pakaian lainnya, ceritakan pengalaman tersebut kepada Ibu-Ibu yang lain melalui kotak komentar di bawah ini.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!