Menjemur Baju yang Benar dan Cara Membuat Jemuran yang Tidak Merusak Pakaian

Cara membuat jemuran

Merawat baju tidak hanya dengan mencucinya secara benar, namun menjemur baju pun merupakan bagian penting dalam proses perawatan. Tinggal di negara yang kaya sinar matahari tentu saja memberi keuntungan. Ibu bisa menghemat listrik karena tidak perlu menggunakan mesin pengering. Cara menjemur pakaian ada seninya tersendiri agar pakaian beraroma harum segar, kering sempurna, tidak ternoda, dan tidak kusut. Selain itu, menjemur pakaian di udara terbuka akan membuat pakaian lebih awet dan pakaian putih menjadi lebih putih berkat sinar matahari.

Tips Menjemur Pakaian

Berbagai cara menjemur pakaian yang benar berikut ini bertujuan mengeringkan pakaian secara sempurna, tanpa meninggalkan bekas dan tanpa mengubah tekstur kain.

  1. Sebelum dijemur, semua pakaian perlu dibalik—sisi dalam berada di luar dan sebaliknya.
  2. Kibaskan pakaian sebelum digantung di jemuran agar pakaian tidak terlalu kusut ketika kering. Ketika pakaian sudah digantung di tali jemuran atau di hanger, tarik perlahan ujung bawah dan kanan-kiri pakaian sepanjang tali jemuran untuk meratakan kain.
  3. Gunakan penjepit jemuran berkualitas agar cucian tidak terbang tertiup angin. Penjepit berbahan kayu biasanya lebih awet dibanding jepitan berbahan plastik karena plastik mudah menjadi rapuh akibat paparan sinar matahari. Simpan penjepit di tempat kering agar tidak ditumbuhi lumut dan pegasnya tidak berkarat.
  4. Untuk menjemur celana panjang, gabungkan kedua ujung bawah celana dan cocokkan kedua jahitan ujung celana bagian dalam lalu jepit di jemuran dalam posisi terjungkir sehingga bagian pinggang di bawah.
  5. Untuk menjemur kaus tanpa kerah, gantung terjungkir dengan menjepit jahitan bagian bawah kaus di tali jemuran. Sebaliknya, untuk kaus berkerah, gantung dengan menjepit kaus pada kedua jahitan bahunya. Untuk kemeja, pilihan terbaik adalah dengan menggantungnya di hanger, kemudian hanger dikaitkan ke jemuran. Metode yang sama bisa dilakukan untuk kaus dengan atau tanpa kerah guna menghemat tempat dan menghindari kusut.
  6. Untuk kaus kaki, gabungkan kedua sisinya lalu jepit bagian ujung jempol dengan penjepit cucian.
  7. Pakaian berbahan elastis sebaiknya tidak digantung. Pakaian jenis ini bisa dikeringkan dengan cukup meletakkannya pada permukaan datar.
  8. Khusus untuk cucian bra, tergantung pada jenis bahan talinya. Jika talinya berbahan karet, gantung bra secara simetris dengan menyangkutkan bagian tengahnya pada tali jemuran sehingga talinya tidak tertarik gravitasi. Jika talinya tidak berbahan karet, jepit bra pada bagian kedua tali bra yang jatuh di bagian bahu. Selalu jemur bra dalam bentuk kap aslinya. Hindari menjepit kap bra untuk mencegah bekas penyok.

Cara Membuat Jemuran

  1. Tentukan tempat menjemur pakaian 

    Sesuaikan dengan tempat tinggal Ibu. Jika Ibu punya halaman, jemuran bisa dipasang di luar. Walaupun di luar, usahakan memilih lokasi yang tidak terlihat lalu-lalang orang untuk menjaga privasi dan tidak mengganggu pemandangan orang lain. Jika tinggal di apartemen, pilihan lokasi menjemur adalah di balkon atau dalam ruangan yang memiliki sirkulasi udara baik dan terkena sinar matahari.

  2. Pilih jenis jemuran 

    Ada dua pilihan, yaitu jemuran yang permanen di satu tempat dan jemuran yang bisa dipindah-pindah. Kelebihan jemuran permanen adalah biasanya menyediakan ruang leluasa sehingga cucian lebih cepat kering, tapi jika terletak di luar rumah maka cucian harus diambil sebelum hujan. Sedangkan jemuran portabel bisa diletakkan di luar dan tinggal diangkat sekaligus ke dalam rumah jika hujan. Tipe jemuran ini juga hemat tempat, tapi cucian tergantung berdekatan satu sama lain sehingga perlu waktu pengeringan yang lebih lama.

  3. Kenali bahan tiang, kerangka, dan tali jemuran 

    Kayu dan bambu merupakan bahan tiang jemuran permanen yang paling umum. Sedangkan aluminium dan kayu banyak dipakai sebagai kerangka jemuran portabel, namun karena cara membuat jemuran aluminium cukup rumit, Ibu bisa membeli jemuran aluminium portabel siap pakai. Kawat, tali tampar plastik atau nilon memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tali kawat lebih kuat namun mudah berkarat, sedangkan tali tampar lebih tahan air namun berpotensi menjadi rapuh setelah terpapar sinar matahari dalam jangka tertentu. Untuk jemuran portabel yang bisa dipindah-pindah, Ibu bisa membeli yang berbahan aluminium karena ringan, antikarat, dan mudah dibersihkan.

Jenis jemuran apa yang lebih Ibu sukai? Yuk, bagikan cerita Ibu di sini beserta tips menjemur pakaian ala Ibu.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!