Inspirasi Desain Ruang Cuci

Perlu diakui bahwa kegiatan mencuci pakaian bukan merupakan pekerjaan rumah tangga yang paling menyenangkan. Namun, jika tempat cuci pakaian di rumah bersih dan nyaman, itu paling tidak akan menjadikan kegiatan mencuci terasa jauh lebih ringan kan, Bu.Bagi para Ibu yang sedang bingung memikirkan desain yang tepat untuk ruang cuci baju di rumah, artikel ini menyajikan beberapa ide penataan khusus yang dapat membuat ruang cuci pakaian di rumah lebih rapi sehingga nyaman untuk kegiatan mencuci sehari-hari.

Memilih Ruangan untuk Tempat Cuci Baju

Ketika menentukan ruangan yang akan Ibu jadikan ruang cuci pakaian, pertimbangkan faktor pencahayaan dan juga sirkulasi udara ruangan tersebut.Di tempat cuci pakaian ini nantinya Ibu sesekali akan mendapati air menggenang akibat selang yang kendor atau tetesan air dari baju yang selesai dicuci. Oleh karena itu, sebagai langkah antisipasi mencegah bau lembap dan aroma tidak sedap lain berkembang di ruang cuci, pilih ruangan yang memiliki setidaknya satu jendela. Dengan begitu, cahaya matahari dan udara segar dapat masuk untuk mencegah pertumbuhan jamur dan lumut penyebab bau tidak sedap.Kalau Ibu hanya memiliki satu ruangan kosong di rumah dan ruangan tersebut tidak berjendela, Ibu dapat menyiasatinya dengan membuat pencahayaan dari atap atau skylight di tengah-tengah ruang cuci.

Menata Perlengkapan Mencuci

Mengenai ukuran ruang tempat cuci baju, Ibu perlu ingat bahwa lebih besar tidak selalu berarti lebih baik. Ruangan yang mungil sekalipun dapat disulap menjadi ruang cuci pakaian yang apik dengan penataan perlengkapan mencuci yang efisien sehingga ruangan tidak terasa sempit atau penuh barang.Berikut ini adalah beberapa hal terkait penataan perlengkapan mencuci yang dapat Ibu coba pada saat membuat desain tempat cuci baju di rumah, mulai dari peletakan mesin cuci, mesin pengering (bila Ibu punya), hingga keranjang baju kotor dan produk deterjen.
  1. Untuk memudahkan proses pemindahan pakaian yang baru selesai dicuci ke dalam mesin pengering, ada baiknya Ibu meletakan mesin cuci dan mesin pengering bersebelahan.
  2. Pasanglah lemari pintu tertutup di ruang cuci untuk menyimpan berbagai perlengkapan mencuci. Lemari terbuka tanpa pintu akan membuat isi lemari terlihat jelas dari luar sehingga menciptakan kesan penuh di ruang cuci pakaian. Ibu dapat memilih lemari dengan 3 atau 4 tingkat. Sesuaikan dengan luas ruangan dan jumlah barang atau produk keperluan mencuci yang Ibu miliki.
  3. Hindari kebiasaan menaruh produk deterjen, cairan pewangi pakaian, atau produk tambahan lainnya di atas mesin cuci atau meja terbuka karena kebiasaan ini membuat ruangan terlihat penuh barang-barang berserakan. Manfaatkan lemari untuk menyembunyikan semua perlengkapan mencuci.
  4. Salah satu tips menjaga pakaian tetap awet meski telah dicuci berulang kali adalah dengan melakukan pemilahan pakaian berdasarkan warna atau bahan sebelum pencucian. Solusinya adalah dengan memiliki beberapa keranjang untuk baju kotor di ruang cuci. Agar hemat tempat, hindari menggunakan keranjang baju yang terbuat dari rotan atau bahan keras lainnya. Pilihlah keranjang yang bisa dilipat sehingga pada saat tidak dipakai, keranjang bisa dilipat dan dimasukkan ke dalam lemari.
  5. Ibu juga dapat menghilangkan kesan sempit pada ruang cuci baju dengan cara mengecat dinding ruangan menggunakan warna-warna pastel yang sejuk untuk membuat ruang tampak terbuka dan lapang. Alternatifnya, pasang cermin memanjang pada salah satu sisi dinding ruangan.
Semoga ide-ide di atas bisa membantu Ibu dalam mendesain ruang cuci pakaian idaman Ibu dan keluarga. Kalau Ibu memiliki ide lain atau pengalaman unik dalam menata ruang cuci, ceritakan kepada Ibu-Ibu lain melalui kotak komentar di bawah ini.