Skip to content
Cara Membuat Masker Kain Sendiri dengan Efektif dan Tepat

Cara Membuat Masker Kain Sendiri dengan Efektif dan Tepat

Sebagaimana yang kita ketahui, penularan virus Covid-19 bisa melalui droplet atau percikan yang berasal dari batuk, bersin, atau bicara secara berhadapan. Mirisnya, sebagian orang yang terinfeksi virus Covid-19 tidak semuanya memiliki gejala umum, seperti demam, batuk, dan sesak napas. Jadi, sangat sulit untuk mengetahui apakah orang di sekitar kita terinfeksi Covid-19 atau tidak. Salah satu cara terbaik untuk mencegah penularan virus adalah dengan memakai masker kain.

Masker adalah benda yang wajib dipakai ketika kita hendak beraktivitas di luar rumah pada masa pandemi. Pasalnya, memakai masker adalah cara paling dini untuk meminimalisir penularan Covid-19. Tak perlu menggunakan masker medis atau N95, masker kain saja sudah cukup efektif untuk mencegah virus.

Nah, untuk menjaga diri sendiri dari bahaya virus Corona, gunakan masker kain yang dinilai lebih ekonomis dibanding masker medis sekali pakai. Masker kain bisa dicuci dan dipakai berkali-kali sehingga Anda tak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membeli masker baru sesering mungkin.

Mau lebih hemat saat memakai masker kain? Yuk, buat masker kain sendiri! Cari tahu cara membuat masker kain dengan atau tanpa dijahit melalui artikel ini, ya!

Mengapa Masker Kain Bisa Mencegah Virus Berbahaya?

Masker kain bisa menjadi perlindungan paling dini untuk mencegah virus berbahaya, seperti corona. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan penggunaan masker setidaknya dua lapisan (2 ply) untuk mencegah percikan droplet yang mengandung virus

Jika Anda menginginkan proteksi lebih kuat, gunakan masker kain tiga lapis (3 ply) karena dapat mengurangi transmisi virus meskipun di dalam ruangan tertutup. Masker tiga lapis akan bekerja sebagai penghalang mekanistik untuk menghindari paparan virus corona.

Kriteria Masker Kain yang Aman untuk Mencegah Virus

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia menganjurkan seluruh masyarakat untuk menggunakan masker kain ketika bepergian ke luar rumah. Penggunaan masker dinilai efektif untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari bahaya virus corona.

Sebelum membeli atau membuat masker kain sendiri, Anda perlu tahu beberapa kriteria yang membuat sebuah masker kain dinyatakan aman dan efektif untuk mencegah penularan virus. Berikut adalah kriteria masker yang aman:

  • Terdiri dari 2-3 Lapisan Kain
    Masker kain harus dibuat dengan 2-3 lapis. Masker tiga lapis (3 ply) dinilai lebih unggul untuk memproteksi diri dari virus. Tiga lapisan ini terdiri dari lapisan dalam yang bersifat menyerap (breathable) untuk memudahkan penggunanya bernapas, lapisan tengah sebagai filter, dan lapisan luar yang cukup tebal dan bersifat tidak menyerap.
    Jika ingin membuat masker kain sendiri, gunakan dua lapisan kain dan pada bagian tengahnya bisa diberi kertas penyaring kopi sebagai filter.
  • Bahan Kain Tidak Terlalu Tipis
    Ukuran virus corona sebesar 0,1 mikron, yang artinya bisa dengan mudah masuk ke pori-pori kain. Oleh karena itu, masker kain harus dibuat dari bahan yang breathable, tapi tetap dapat mencegah virus masuk. Bahan kain katun campuran dinilai cukup efektif untuk dijadikan masker. Bahannya breathable sehingga tidak membuat penggunanya merasa sesak, tapi juga cukup kuat menangkal virus.
  • Bersifat Kedap Air
    Satu lagi kriteria bahan kain yang cocok untuk dipakai membuat masker, yakni yang bersifat kedap air. Cobalah untuk mengetes kain terlebih dahulu sebelum dibuat menjadi masker. Jika kainnya bersifat waterproof alias bisa menahan air, maka kain tersebut sudah siap diolah menjadi masker pencegah virus.
  • Menutup Hidung dan Mulut
    Bagian wajah yang harus tertutup oleh masker adalah hidung dan mulut. Jadi, sebelum mulai membuat masker sebaiknya ukur dulu kain agar pas saat dipakai. Jangan sampai masker yang sudah dibuat ini tidak dapat meng-cover area mulut dan hidung dengan baik.
  • Hanya Dipakai Selama 4 Jam

Walaupun masker kain bersifat washable dan bisa dipakai berkali-kali, tapi durasi pemakaian masker kain yang dianjurkan adalah 4 jam. Setelah 4 jam, sebaiknya ganti masker tersebut dengan masker kain baru yang masih bersih.

Cara Membuat Masker Kain Tanpa Dijahit

Cara Membuat Masker Kain Sendiri dengan Efektif dan Tepat

Sebagian orang memilih untuk membeli masker kain yang sudah jadi lantaran tidak ingin repot menjahitnya. Namun, cara membuat masker kain yang mudah tak selalu harus dijahit. Ada beberapa cara membuat masker kain sendiri tanpa perlu dijahit. Berikut adalah beberapa cara yang bisa Anda coba.

Cara 1

Untuk membuat masker kain tanpa dijahit ini, Anda hanya membutuhkan kain dengan motif yang Anda sukai dan dua buah karet gelang. Setelah semua bahan tersedia, lakukan langkah-langkah ini:

  • Sediakan kain dengan motif cantik untuk membuat masker kain.
  • Lipat bagian atas dan bagian bawah.
  • Lanjutkan dengan melipat kembali kain tersebut menjadi persegi panjang.
  • Pasang karet gelang di kedua sisi masker.
  • Coba kaitkan karet gelang ke kedua telinga, masker kain sederhana sudah siap dipakai.

Cara 2

Apabila kain yang tersedia tidak terlalu tebal sehingga tidak bisa dilipat seperti pada cara yang pertama, manfaatkan staples untuk merekatkan karet gelang. Berikut adalah panduan membuat masker kain dengan bantuan staples:

  • Letakkan selembar kain yang akan dijadikan masker ke atas meja.
  • Lipat kain dengan lipatan seperti ketika hendak membuat origami berbentuk kipas.
  • Rekatkan bagian ujung kain dengan menggunakan staples.
  • Pasang karet gelang di kedua sisi masker dan rekatkan memakai staples.
  • Kaitkan karet ke kedua telinga untuk mencoba masker kain buatan sendiri ini.

Cara 3

Ingin membuat masker kain yang aman? Pertimbangkan untuk menambahkan kertas penyaring kopi ke dalam kain. Akan tetapi, pastikan kain yang dipakai ini tidak terlalu tebal agar menghasilkan masker yang breathable. Berikut adalah panduan dalam membuat masker kain dengan tambahan kertas penyaring kopi:

  • Sediakan kain katun yang berasal dari kaos atau sarung bantal yang sudah tidak terpakai. Pastikan kainnya sudah dicuci terlebih dahulu.
  • Bentangkan kain di atas meja, lalu letakkan selembar kertas penyaring kopi di bagian dalam kain.
  • Lipat menjadi tiga lipatan, lalu sisipkan karet gelang atau ikat rambut di bagian kanan dan kiri.
  • Untuk membuat karetnya tidak terlepas, lipat bagian ujung kain tepat di mana Anda menyematkan karet, lalu satukan bagian ujung dengan ujung satunya.
  • Tarik kedua ujung bagian atas dan bawah masker.
  • Pakai masker kain di wajah untuk memastikan bahwa maskernya sudah nyaman dan masih memungkinkan Anda untuk bernapas dengan lega.

Cara 4

Solusi lain apabila tak ada kain yang tersedia untuk dijadikan masker adalah menggunakan stocking. Ya, stocking kaki yang sudah melar atau tidak terpakai bisa disulap menjadi masker. Ikuti langkah-langkah ini untuk membuat masker berbahan stocking:

  • Potong bagian ujung stocking yang tertutup.
  • Lipat menjadi dua lalu potong kembali sesuai dengan panjang yang diinginkan. Usahakan masker ini bisa menutup bagian hidung dan mulut dengan baik.
  • Masukkan salah satu sisi ke bagian dalam bahan sehingga menjadi dua lapisan (2 ply).
  • Tak perlu dipotong, cukup regangkan masker dan pakai untuk menutup bagian mulut dan hidung.

Agar tampilan masker kain buatan sendiri tidak kalah menarik dengan yang dijual di pasaran, pilih kain dengan warna atau motif yang cantik. Selain itu, Anda juga bisa memadukan warna atau motif masker kain dengan pakaian yang sedang dikenakan agar tampak lebih serasi.

Cara Membuat Masker Kain Jahitan

Buat tampilan masker kain menjadi lebih rapi dengan sedikit menjahitnya. Sempatkan waktu untuk menjahit masker agar tampilan masker jadi terlihat cantik seperti masker yang dijual di luar. Proses menjahit masker kain tak harus memakai mesin jahit. Hanya bermodalkan jarum dan benang saja Anda sudah bisa menjahitnya secara manual.

Bahan yang Dibutuhkan:

  • Jarum dan Benang untuk menjahit manual (bisa juga memakai mesin jahit)
  • Gunting
  • Peniti untuk menahan kain saat dijahit (opsi lain bisa memakai penjepit kertas)
  • Kain katun (motif dan warna  bisa dipilih sesuai selera)
  • 4 buah strip kain katun untuk mengikat masker di bagian belakang kepala (boleh diganti dengan tali sepatu dengan ukuran yang sama)

Cara Membuat Masker Kain:

  • Pastikan kain yang dipakai untuk membuat masker ini sudah dicuci bersih.
  • Ukur panjang kain dan potong menjadi dua bagian berukuran persegi panjang dengan ukuran 30 x 15 cm. Bedakan pola bagian depan dan belakang agar tidak tertukar saat dipakai.
  • Tumpuk dua lembar kain yang sudah dipotong tadi lalu jahit di setiap sisi.
  • Sisakan ruang di kedua ujung kain untuk menyelipkan strip kain atau tali sepatu sebagai pengikat masker.
  • Masukkan strip kain atau tali sepatu di setiap ujung kain dan tahan menggunakan peniti agar tidak bergeser.
  • Terakhir, jahit kembali setiap sisi kain agar tali yang dipasang tadi bisa merekat pada masker secara permanen. Silakan jahit berulang untuk memastikan jahitan di setiap sisi tetap kuat.
  • Gunakan masker kain ini dengan cara mengikat tali yang sudah dipasang ke belakang kepala.

Masker kain yang dijahit ini bisa dipakai oleh wanita yang menggunakan jilbab karena talinya tidak dikaitkan ke telinga (earloop), melainkan talinya diikat di belakang kepala (headloop).

Cara di atas bisa juga dipakai untuk membuat masker kain earloop. Ikuti saja panduan membuat masker kain earloop tanpa menjahit, tapi dengan ditambahkan sedikit jahitan agar tampilan masker terlihat lebih rapi.

Nah, itulah serba-serbi cara membuat masker kain sendiri dengan metode tanpa jahitan maupun yang dijahit agar lebih rapi. Agar masker kain yang dipakai lebih efektif dalam melindungi diri dari bahaya virus, ingatlah untuk mengganti masker kain ini setiap 4 jam sekali.

Tak hanya itu saja, sebelum dipakai kembali masker kain juga wajib dicuci dengan deterjen agar supaya bersih dan higienis. Masker kain bisa dicuci secara manual atau dimasukkan ke dalam mesin cuci. Saat mencuci, jangan lupa untuk menggunakan detergen yang dapat menghilangkan bakteri sekaligus memberikan keharuman pada maskermu.

Gunakan Rinso Molto Detergen Cair Japanese Peach saat mencuci masker. Detergen ini dilengkapi dengan teknologi Double Clean Fresh untuk menghilangkan bakteri secara menyeluruh. Selain itu, keharuman Peach khas Jepang yang lembut akan membuat maskermu menjadi harum sehingga lebih nyaman saat dipakai.

Referensi:

https://www.sehatq.com/artikel/wajib-pakai-saat-ke-luar-rumah-begini-cara-membuat-masker-kain-yang-efektif

https://wolipop.detik.com/fashion-news/d-4967365/4-cara-bikin-masker-kain-sendiri-tanpa-dijahit-bisa-cegah-corona

© 2020 Unilever. Semua hak dilindungi undang - undang