Apakah Warna Pakaian Ini Mudah Luntur?

Senangnya mempunyai baju baru bisa berubah menjadi rasa kesal ketika baju baru tadi justru melunturi seluruh cucian Ibu ketika dicuci. Ibu tentu tak ingin melihat cucian yang dicuci hari itu berubah warna menjadi merah muda semua. Hal ini bisa dicegah dengan bersikap cermat saat membeli baju atau saat hendak mencuci baju baru tadi untuk yang pertama kalinya. Warna pakaian yang luntur bisa terjadi ketika proses pewarnaan baju tidak sempurna, produsen baju menggunakan pewarna kualitas rendah, atau menggunakan terlalu banyak pewarna agar warna baju tampak cerah ketika dijual. Pewarna merah dan oranye yang paling sering menimbulkan kelunturan ketika baju dicuci.

Untuk mengetahui apakah satu baju kemungkinan akan luntur atau tidak, sebelum membeli baju tersebut Ibu bisa memeriksa label perawatan yang terdapat pada baju. Apabila tertera keterangan perawatan "Color May Wash Down," "Color Rubs Off," "Do Not Use Detergent," "Turn Inside Out to Launder," "Wash Before Wear" atau "Use Cold Water" kemungkinan warna pakaian tadi akan luntur saat dicuci, baik menggunakan tangan maupun mesin cuci.

Selain itu, beberapa jenis bahan ada yang lebih tidak mudah luntur. Bahan dari serat sintetis seperti nylon dan polyester adalah contoh bahan yang tidak mudah luntur warnanya. Ibu tentunya juga memerlukan atau ingin membeli baju dengan bahan jenis lain. Selain itu meskipun Ibu sudah memeriksa label, tidak sepenuhnya menjamin baju yang Ibu beli tidak akan luntur. Di sinilah sikap hati-hati dan cermat diperlukan. Tak ada salahnya untuk selalu mencuci baju yang baru Ibu beli terpisah dengan baju lainnya, sehingga kalaupun memang luntur Ibu dapat mengetahuinya tanpa mengorbankan baju-baju lainnya.

Ibu juga perlu selalu memilah cucian saat hendak mencuci dengan memisahkan pakaian dengan warna serupa dan pakaian berwarna putih. Yang pasti, warna apapun baju Ibu, Rinso akan selalu membantu Ibu membersihkannya dari berbagai macam noda.