Skip to content
Sablon Pada Baju Terkelupas? Ini 5 Cara Menghilangkannya!

Sablon Pada Baju Terkelupas? Ini 5 Cara Menghilangkannya!


Sablon merupakan salah satu teknik favorit dalam mendesain baju karena prosesnya tidak terlalu rumit dan biayanya terjangkau. Bahkan, desain baju dengan teknik sablon juga sering diandalkan bila ingin mencetak baju untuk keperluan promosi. Kemungkinan besar Anda sering mencari cara menghilangkan sablon di baju bila hasil sablon mulai mengelupas. Namun, sebenarnya sablon pada baju tak akan mudah mengelupas jika Anda merawatnya secara telaten.

Sebelum menyimak ulasan tentang cara menghilangkan sablon di baju, alangkah lebih baik bila Anda mengenali jenis-jenis sablon pakaian dan cara merawat sablon agar tetap awet.

Mengenal 10 Teknik Sablon pada Baju

Sablon Pada Baju Terkelupas? Ini 5 Cara Menghilangkannya!

Ternyata jenis sablon pada baju terbilang beragam dan memiliki keunggulan yang berbeda-beda. Teknik yang sering digunakan untuk menyablon baju yaitu:

1. Sablon Pigmen

Teknik sablon pigmen ini hanya bisa dilakukan pada kain yang berwarna terang. Pigmen yang digunakan memiliki sifat menyerupai tinta yang akan langsung menyerap ke serat-serat kain. Sayangnya, teknik pigmen tak dapat dilakukan pada kaos berwarna gelap karena warna pigmennya akan kalah dan hasil sablon kurang maksimal.

2. Sablon Rubber

Sablon rubber juga dikenal dengan istilah sablon karet. Jenis tinta yang digunakan sangat pekat dan akan membentuk tekstur mirip karet yang menutupi permukaan kain. Selain cocok digunakan pada kain berwarna gelap, bahan sablon rubber juga cocok dipakai sebagai sablon dasar sebelum kain disablon dengan teknik lainnya.

3. Sablon Plastisol

Bahan dasar teknik sablon ini adalah PVC yang daya rekatnya sangat kuat. Teknik ini termasuk teknik paling mahal karena dapat mencetak raster dengan ukuran sangat kecil. Proses pengeringan sablon plastisol harus menggunakan alat khusus untuk mencapai temperatur 160 derajat Celcius.

4. Sablon Flocking

Teknik sablon flocking biasanya menggunakan bahan tambahan berupa beludru yang ditempelkan dengan bahan perekat tertentu. Ada dua jenis bahan tambahan yang digunakan, yaitu lembaran dan bubuk. Bahan lembaran biasanya direkatkan dengan mesin press agar hasilnya dapat melekat kuat.

5. Sablon Glow In The Dark

Banyak orang menggemari hasil sablon dengan teknik ini karena menghasilkan desain yang dapat menyala dalam gelap. Untuk mendapatkan kesan glow in the dark, proses sablon melibatkan bahan fosfor sebagai campuran utama.

6. Sablon Glitter

Selain sablon glow in the dark, sablon glitter juga digemari karena hasilnya berkilauan dan tampak menarik. Teknik sablon ini dikombinasikan dengan penggunaan zat khusus yang dapat menghasilkan efek mengkilap.

7. Sablon Foil

Bukan hanya sablon glitter yang menghasilkan kesan mengkilap. Selain sablon glitter, ada pula sablon foil yang tak kalah menarik. Proses penyablonannya menggunakan lapisan logam yang ditempelkan dengan perekat khusus. Hasilnya, baju akan tampak mengkilap dan jernih.

8. Sablon DTG

Sablon Direct To Garment (DTG) diproses dengan cara langsung mencetak gambar pada permukaan kaos. Proses sablon DTG tidak dilakukan secara manual seperti jenis sablon lainnya, melainkan menggunakan teknologi mesin printer canggih.

9. Sablon Polyflex

Ada dua proses sablon polyflex yang dikenal di pasaran, yaitu cutting dan printing. Proses cutting dapat membentuk desain tulisan atau gambar dengan mesin cutting. Sayangnya, proses ini tidak bisa menghasilkan desain full color atau gradasi warna. Sedangkan proses printing lebih modern dan praktis karena melibatkan mesin printer untuk mencetak desain aneka warna.

10. Sablon 3D

Teknologi dunia sablon yang terus berkembang menghasilkan inovasi berupa sablon 3D. Teknik sablon unik ini membuat gambar tampak lebih hidup karena bisa dilihat dari tiga sudut pandang sekaligus. Konsep sablon 3D menggabungkan beberapa gambar agar dapat menghasilkan efek yang lebih nyata.

Cara Praktis Menghilangkan Sablon pada Baju

Sablon Pada Baju Terkelupas? Ini 5 Cara Menghilangkannya!

Baju bersablon yang mulai terkelupas memang bikin jengkel karena tampilannya jadi kurang menarik. Namun, jangan kesal dulu menghadapi hal tersebut. Beberapa cara menghilangkan sablon di baju berikut ini dapat Anda lakukan untuk mengembalikan kualitas baju kesayangan:

1. Menggunakan Setrika Panas

Cara menghilangkan sablon di baju yang satu ini merupakan cara paling praktis yang bisa Anda lakukan di rumah. Langkah-langkah menghilangkan sablon dengan setrika panas adalah sebagai berikut:

  • Panaskan setrika selama kurang lebih lima menit sampai temperaturnya maksimal.
  • Sambil menunggu, siapkan dua lembar kain kering. Letakkan salah satu kain kering pada bagian dalam baju dan satu kain lainnya pada permukaan baju yang bersablon. Kain kering berfungsi sebagai perantara supaya setrika panas tidak langsung mengenai bagian baju yang bersablon.
  • Selanjutnya, mulailah menyetrika permukaan kain kering yang menempel langsung dengan sablon selama beberapa detik.
  • Angkatlah kain kering pada permukaan baju. Olesi permukaan sablon dengan alkohol saat baju masih panas.
  • Tekstur sablon akan tampak mengkerut dan pecah. Tariklah bagian sablon yang mulai pecah dengan jari atau pisau sebagai alat bantu.
  • Ulangi proses setrika dan pengolesan alkohol sampai seluruh sablon terkelupas.
  • Terakhir, Anda tinggal mencuci baju yang sudah tidak bersablon seperti biasa.

2. Memakai Bensin

Selain bensin, jenis minyak lainnya seperti minyak kayu putih dan minyak tanah juga bisa digunakan untuk menghilangkan sabun pada baju dengan proses berikut ini:

  • Baliklah kaos kemudian letakkan kain kering di bagian tengah kaos supaya bensin tidak terlalu menyebar.
  • Kemudian, oleskan bensin tepat pada bagian belakang sablon baju. Diamkan sebentar hingga bensin mulai mengering.
  •  Jika bensin sudah mengering, kupaslah bagian sablon dengan pisau secara perlahan-lahan.
  • Ulangi proses mengoleskan bensin sampai seluruh sisa sablon terkupas.
  • Bila baju sudah bersih dari sisa sablon, cucilah baju tersebut dengan menambahkan banyak pewangi untuk menghilangkan bau bensin.

3. Mengandalkan Cairan M3

Cairan M3 (solvent based) adalah sejenis thinner yang sering dipakai dalam industri percetakan. Proses menghilangkan sablon dengan cairan M3 terbilang praktis dengan langkah-langkah berikut ini:

  • Letakkan baju di tempat yang datar dengan posisi sablon menghadap ke atas.
  • Kemudian, sisipkan kain kering pada bagian tengah baju supaya cairan M3 tidak terlalu menyebar ke seluruh bagian baju.
  • Ambillah kain kering lain lalu basahi dengan cairan M3. Oleskan kain basah tersebut pada seluruh permukaan sablon.
  • Diamkan beberapa saat agar sablon bereaksi dengan cairan M3. Sablon yang mulai berkerut bisa segera dikupas dengan pisau.
  • Ulangi proses pengolesan cairan M3 dan pengelupasan sampai baju benar-benar bersih dari sablon. Terakhir, cucilah baju hingga bersih karena sisa cairan M3 bisa membuat kulit gatal-gatal.

4. Memanfaatkan Produk Pemutih Pakaian

Produk pemutih pakaian juga bisa digunakan untuk menghilangkan sablon pada baju bila Anda melakukan langkah-langkah ini:

  • Siapkan air panas di ember. Pastikan kalau jumlah air panas tersebut cukup untuk merendam baju.
  • Campurkan satu genggam deterjen bubuk dan 100 ml cairan pemutih pakaian ke dalam ember berisi air panas. Aduk sebentar hingga campuran tersebut larut dan merata.
  • Oleskan cairan pemutih pada permukaan sablon lalu rendam baju dalam larutan air panas selama kurang lebih 5 menit.
  • Setelah 5 menit, cobalah mengucek bagian baju yang bersablon. Anda juga bisa menggunakan kuku untuk melepaskan sablon yang mulai mengelupas.
  • Ulangi proses perendaman dan pengelupasan sampai seluruh sablon terkelupas. Lalu, lanjutkan dengan proses mencuci baju seperti biasa.

5. Menghilangkan Sablon dengan Mesin Pengering

Bila Anda punya mesin pengering pakaian dengan tenaga gas LPG, Anda dapat memanfaatkannya untuk menghilangkan sablon. Masukkan baju yang bersablon pada mesin pengering lalu nyalakan mesin pengering tersebut dengan temperatur tinggi. Panas dari mesin pengering akan membuat lem sablon mengendur sehingga sablon lebih mudah dikupas. Selanjutnya, Anda tinggal mengeluarkan baju dari mesin pengering kemudian mengupas sablon sampai benar-benar bersih.

Cara Merawat Baju Sablon Agar Tahan Lama

Sablon Pada Baju Terkelupas? Ini 5 Cara Menghilangkannya!

Proses merawat baju bersablon tidak sesulit yang Anda bayangkan. Anda hanya perlu melakukan beberapa cara berikut ini agar baju sablon tahan lama dan tak mudah mengelupas:

1. Mencuci Baju Bersablon dengan Tangan

Sebaiknya Anda tidak menggunakan mesin cuci untuk mencuci baju bersablon. Putaran mesin cuci yang terlalu kencang dapat merusak tekstur baju yang bersablon. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda mencuci baju sablon dengan tangan. Anda bisa menyesuaikan kekuatan tangan sehingga tidak membuat sablon rentan mengelupas.

2. Memisahkan Baju Sebelum Mencucinya

Baju-baju berwarna yang rentan luntur berisiko merusak warna sablon pada baju kesayangan Anda. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda memisahkan baju sebelum mencucinya. Cucilah baju sablon secara terpisah agar tidak terkontaminasi warna dan kotoran dari baju lain.

3. Merendam Baju dalam Waktu Singkat

Anda boleh merendam baju bersablon yang terlalu kotor dan sulit dicuci. Namun, sebaiknya Anda tidak merendam baju lebih dari 30 menit. Gunakan air dingin supaya tidak membuat sablon mudah mengelupas. Setelah 30 menit, Anda bisa segera mencuci baju bersablon seperti biasa.

4. Jangan Mencuci Baju Sablon dengan Sikat

Sebaiknya Anda tidak mencuci baju sablon dengan sikat karena tekstur sikat dapat membuat sablon mengelupas. Baju bersablon hanya perlu dikucek dengan tangan agar kembali bersih dan bahan sablonnya tahan lama.

5. Membalik Baju saat Menjemurnya

Baju sablon yang sudah selesai dicuci harus dibalik sebelum dijemur. Sehingga bagian baju yang bersablon tidak langsung terkena sinar matahari. Paparan sinar matahari berlebihan rentan mengubah warna dan tekstur sablon dan mengakibatkan sablon mudah terkelupas.

6. Menjemur Baju di Tempat yang Teduh

Anda tak harus menjemur baju bersablon di tempat yang terkena sinar matahari langsung supaya lekas kering. Sebaiknya Anda justru menjemur baju di tempat teduh agar paparan sinar matahari berlebihan tidak membuat warna sablon memudar. Pilihlah tempat teduh yang terkena angin untuk menjemur baju-baju bersablon kesayangan Anda selama beberapa jam.

7. Menyetrika Bagian Dalam Baju Sablon

Sama seperti ketika Anda menjemur baju bersablon, Anda juga patut membalik baju tersebut saat akan menyetrikanya. Setrikalah bagian dalam baju supaya panas setrika tidak langsung terkena sablon. Setrika panas yang terkena sablon akan membuat bahan sablon terkelupas dan melekat pada permukaan setrika. Tak cuma membuat baju sablon rusak, hal tersebut juga akan membuat setrika Anda kotor karena bahan sablon yang menempel.

Rinso Anti Noda Deterjen Cair Classic Fresh dapat membantu Anda merawat baju sablon kesayangan. Varian Rinso yang satu ini memiliki formulasi anti noda yang efektif menghilangkan kotoran dalam satu kali kucek. Rinso Anti Noda Deterjen Cair Classic Fresh juga dilengkapi teknologi SmartFoam sehingga busanya lebih sedikit dan efektif menghemat setengah air bilasan. Perpaduan aroma melati dan mawar putihnya akan membuat baju kesayangan Anda harum segar sepanjang hari.

Jangan kapok menggunakan baju bersablon kalau sekarang Anda sudah tahu cara merawatnya. Baju sablon yang bahannya berkualitas pasti tahan lama bila dirawat dengan cara yang benar.

Referensi:

fitinline.com/article/read/7-tips-sederhana-merawat-kaos-sablon-plastisol/

sablonkaosmksr.com/cara-mencuci-kaos-sablon/

sablonkaosmksr.com/cara-menghapus-sablon-di-baju-ampuh/

setrika.co.id/cara-mencuci-baju-sablon

rinso.com/id/mencuci/deterjen/products/rinso-anti-noda-deterjen-cair-classic-fresh.html

tshirtbar.id/menghilangkan-sablon-pada-baju/

© 2020 Unilever. Semua hak dilindungi undang - undang