cara mencuci bahan polyester

Panduan Merawat Kain: Jenis-jenis Kain Sintetis dan Cara Merawatnya

Serat sintetis merupakan bagian kehidupan kita sehari-hari. Mulai dari pakaian olahraga berbahan polyester, stoking berbahan nilon, sampai sweter berbahan campuran akrilik, berbagai jenis kain sintetis pasti ada di lemari Anda. Semua keterbatasan baju berserat alami bisa diatasi dengan serat sintetis, setidaknya dari aspek kelangkaan sehingga Anda bisa mendapatkan baju bagus tanpa merogoh kantong terlalu dalam.

Tetapi, tahukah Anda cara merawat tiap jenis kain sintetis? Bagaimana cara mencuci bahan polyester atau serat sintetis lainnya? Simak dasar-dasar perawatan berbagai jenis kain sintetis yang kami beberkan di bawah ini.

 Bagaimana cara mencuci bahan sintetis?

Ada banyak jenis kain sintetis. Biasanya, kain-kain tersebut dicampur dengan bahan alami seperti katun atau wol, atau dengan bahan sintetis lainnya.  Contoh serat sintetis yang lazim digunakan untuk membuat baju antara lain: polyester, nilon, rayon, akrilik, microfiber, dan lain-lain. 

Cara mencuci baju berbahan sintetis sebenarnya tidak terlalu berbeda dibanding cara mencuci baju berbahan alami. Namun, jika baju sintetis Anda bisa dicuci dengan mesin cuci, gunakan program khusus untuk mencuci bahan sintetis. Program khusus tersebut memastikan baju Anda terhindar dari putaran berlebihan yang bisa merusak bahan baju. Selain itu, hindari mencuci dengan air bersuhu tinggi untuk mencegah serat baju Anda meleleh karena sebagian besar bahan sintetis terbuat dari plastik.

Hal-hal yang penting diingat ketika mencuci baju berbahan sintetis

  • Cek label baju jika ragu. Apabila mesin cuci Anda tidak punya program khusus untuk mencuci bahan sintetis, Anda tidak perlu khawatir. Baca label baju Anda untuk mengetahui temperatur maksimal pada waktu pencucian.

  • Hindari panas berlebih. Serat sintetis sangat sensitif terhadap panas. Jadi, jangan keringkan dengan mesin pengering cucian, dan jangan setrika dengan temperatur tinggi. Jika Anda harus menyetrika baju berbahan sintetis, gunakan temperatur rendah, atau setrikalah dengan dilapisi handuk bersih agar baju Anda terlindung dari panas berlebih.

Cara mengangkat noda dari kain polyester, akrilik, dan bahan sintetis lainnya

Baju berbahan sintetis terkena noda? Jangan khawatir. Sebenarnya, cara mencuci bahan polyester dan bahan-bahan sintetis lainnya tidak sulit. Cara Anda mengatasi noda tergantung pada jenis noda itu sendiri, tetapi pastikan bahwa metode yang Anda gunakan sesuai dengan bahan sintetis baju tersebut. Berikut cara mencuci dan menghilangkan noda dari beberapa jenis kain sintetis.

Akrilik

Karena akrilik bisa dijadikan bermacam-macam jenis kain dengan tampilan dan tekstur yang berbeda, akrilik lumrah dijumpai pada banyak pakaian. Sering kali, akrilik dicampur dengan wol untuk membuat sweter, atau digunakan untuk membuat bahan microfiber, handuk, hingga kain lap.

  • Cara mencuci kain berbahan akrilik dan menghilangkan noda. Seperti kebanyakan kain berbahan sintetis lainnya, akrilik juga sensitif terhadap panas, jadi hindari mencuci dengan air panas. Noda membandel bisa diatasi dengan deterjen yang ampuh seperti Rinso Deterjen Cair Anti Noda. Anda bisa membaca lebih lanjut tentang cara mencuci kain microfiber dan kain berbahan campuran akrilik lainnya di sini

Polyester 

Polyester bisa digunakan sebagai bahan dasar pakaian yang tipis dan elastis seperti baju olahraga atau baju berbahan tebal – tergantung pada proses pembuatannya. Selain pakaian, bahan polyester juga kerap digunakan untuk bantal, selimut, bahkan karpet!

  • Cara mencuci bahan polyester dan menghilangkan noda. Noda yang menempel pada kain sintetis, termasuk polyester, sering kali terlihat berminyak. Jadi Anda mungkin pernah bingung mencari cara menghilangkan noda minyak di baju berbahan polyester. Untungnya karena sifat bahan polyester yang mudah dirawat, noda di bahan tersebut termasuk mudah dihilangkan. Cukup cuci dengan air hangat (bukan panas) setelah direndam dengan Rinso Deterjen Cair Anti Noda terlebih dahulu. Anda juga bisa menghilangkan noda berminyak dengan sabun cuci piring atau sampo – baca selengkapnya di sini.

Nilon

Nilon sering digunakan untuk baju-baju berbahan halus seperti stoking dan pakaian dalam wanita. Meski demikian, nilon juga dikenal sangat kuat dan tahan air, sehingga sering digunakan untuk membuat sabuk pengaman, payung, dan tali pancing!

  • Cara mencuci bahan nilon dan menghilangkan noda. Cuci baju berbahan nilon dengan mesin cuci menggunakan program khusus untuk bahan sintetis setelah merendamnya dengan Rinso Deterjen Cair Anti Noda. Jika Anda mencuci baju yang halus, seperti pakaian dalam, masukkan ke dalam kantung jala terlebih dahulu agar tidak tersangkut di dalam mesin cuci. 

Rayon 

Rayon adalah istilah yang digunakan untuk menggolongkan jenis kain sintetis tertentu seperti viscose dan modal, yang saat ini sudah mulai dikenal.  Yang membuatnya berbeda dari jenis-jenis kain sintetis lainnya adalah bahan bakunya. Rayon dibuat dari selulosa, yaitu serat yang berasal dari bubur kayu. Rayon dikategorikan sebagai bahan sintetis karena proses produksi untuk menghasilkan selulosa membutuhkan bahan kimia.

  • Bagaimana mencuci bahan rayon. Merawat bahan ini bisa dibilang sedikit rumit, karena hanya sebagian jenis rayon bisa Anda cuci sendiri di rumah. Sebagian jenis lainnya harus dicuci dengan dry-cleaning. Jadi, jangan lupa untuk membaca label pakaian terlebih dahulu. Jika Anda bisa mencuci bahan rayon di rumah, cucilah dengan tangan dan air hangat serta menggunakan deterjen yang cocok, seperti Rinso Anti Noda.

Nah, kini Anda sudah tahu cara mencuci dan merawat beberapa jenis kain sintetis. Kelebihan bahan sintetis adalah proses perawatannya yang tidak sulit. Namun demikian, jangan lupa untuk selalu membaca label baju. Sewaktu-waktu Anda ragu atau bingung, ada jasa profesional yang siap membantu Anda.