Tips Memilih Deterjen untuk Baju Bayi yang Bagus dan Cara Mencucinya

Kulit bayi lebih sensitif daripada orang dewasa. Salah menggunakan deterjen bisa membuat kulit bayi alergi lho. Karena itu, Ibu perlu harus memilih deterjen untuk baju bayi yang tepat agar bayi tidak rewel karena iritasi. Bahkan jika salah memilih deterjen bayi yang bagus, bukan tidak mungkin masalah kesehatan serius bisa terjadi.

Dari sekian banyak merek deterjen yang dijual di Indonesia, Ibu tentu bingung memilih deterjen yang aman untuk bayi. Produsen deterjen kerap hanya fokus dengan pembersihan noda, bukan pada dampak negatif terhadap kulit yang alergi atau sensitif.

Tips Memilih Deterjen untuk Baju Bayi

Agar tidak salah memilih deterjen yang cocok untuk kulit sensitif, simak panduan memilih deterjen untuk baju bayi berikut ini:

1. Tidak Mengandung Bahan Penyebab Alergi

Jika bayi memiliki alergi terhadap suatu zat tertentu, pastikan untuk memperhatikan komposisi deterjen sebelum membelinya. Bahan-bahan tertentu seperti soda api dapat memicu reaksi gatal-gatal pada kulit bayi. Karena itu, pilih deterjen yang kadar soda apinya rendah.

Ada baiknya melakukan konsultasi dengan dokter anak terlebih dahulu jika terlihat ada gejala alergi yang muncul pada bayi. Selain mewaspadai soda api dan memilih yang kandungan soda apinya paling rendah, sangat dianjurkan untuk memilih deterjen yang tidak mengandung parfum dan sedikit busa saja.

2. Lakukan Tes Dahulu

Saat mencoba deterjen baru, sebaiknya beli yang bungkus kecil dulu. Coba untuk mencuci sekali atau dua kali. Jika bayi tidak mengalami masalah pada kulitnya, Ibu bisa meneruskan penggunaan deterjen tersebut. Masalah alergi pada kulit biasanya ditandai dengan warna kulit yang memerah dan bayi terasa gatal. Jika dirasa aman, barulah beli kemasan ukuran besar agar lebih ekonomis.

3. Utamakan Deterjen Cair

Sangat disarankan memilih deterjen bayi yang berbentuk cair. Deterjen cair umumnya memiliki sedikit busa sehingga lebih aman untuk kulit bayi. Deterjen cair juga mampu masuk ke dalam serat kain terdalam sehingga lebih mudah membersihkan kotoran pada pakaian bayi.

Tips Menghilangkan Noda di Baju Bayi

Selain mengetahui panduan memilih deterjen untuk pakaian bayi yang tepat, Ibu juga harus mampu mengatasi beberapa noda yang kerap kali menempel pada pakaian bayi. Berikut cara menghilangkan noda[1]  di baju bayi berdasarkan jenis nodanya:

1. Noda Buah dan Sayur

Kucek pakaian di bawah air yang mengalir. Hindari penggunaan air panas atau hangat. Setelah dikucek sampai noda mulai memudar, cuci menggunakan Rinso Matic Liquid dengan mesin cuci untuk menghilangkan nodanya secara tuntas.

2. Noda Urine

Jika baju bayi ternoda urine, segera cuci dengan Rinso Anti Noda Cair. Tak ada cara khusus yang perlu dilakukan jika noda urine masih dalam jumlah yang wajar. Namun, bila noda masih membandel, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar bau urine tidak menempel saat kering.

Larutkan 1 sendok makan amonia dengan secangkir air. Usapkan campuran amonia tersebut pada bagian baju yang ternoda urine. Kemudian cuci baju seperti biasa untuk menghilangkan sisa amonia. Pastikan baju sudah benar-benar bersih dan bau amonia tak lagi menyengat atau terasa jelas. Terlalu banyak menggunakan amonia akan memicu iritasi pada kulit bayi setelah pakaian kering.

3. Noda Baby Oil atau Minyak Telon

Rendam pakaian bayi dalam larutan air panas dan Rinso Anti Noda Cair. Jangan lupa mengaduk-ngaduk campuran deterjen dan air tadi agar deterjen bisa mengangkat minyak dari baju secara otomatis. Diamkan sekitar 30 menit agar noda minyak terurai kemudian cuci baju seperti biasa.

4. Noda Protein (Susu Formula, ASI, Makanan, Ludah, dan Feses)

Noda protein terkadang sulit dibersihkan dan memiliki bau yang tajam. Karena itu, noda seperti ini harus ditangani dengan cara tepat. Untuk mengatasi noda ini, rendam pakaian bayi dalam larutan air dingin dan Rinso Anti Noda Cair. Setelah didiamkan beberapa saat, kucek pakaian bayi sebentar, lalu cuci seperti biasa.

Nah, sudah paham cara menghilangkan noda di baju bayi , Bu? Tak hanya pakaian bayi yang dapat dicuci dengan mesin cuci, tetapi selimut bayi pun bisa. Gunakan Rinso Matic Liquid untuk mencuci selimut bayi menggunakan mesin cuci.

Pastikan Ibu tidak mencampur selimut bayi dengan pakaian lain saat mencuci. Pakaian lain bisa saja terkena noda keringat, parfum, dan deodoran yang dapat mengotori selimut bayi tersebut.

Selain itu, jangan lupa untuk selalu memeriksa label perawatan pakaian sebelum mencuci pakaian bayi. Pastikan untuk melakukan perawatan pakaian sesuai jenis pakaian si Kecil.

Sumber:

nakita.grid.id/read/0219270/moms-ini-kiat-pilih-detergen-untuk-baju-bayi-agar-kulitnya-tidak-alergi?page=all

parentian.com/2017/07/cara-memilih-deterjen-untuk-pakaian-bayi.html

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!