Mengapa Mesin Cuci Kotor dan Berbau

Tahukah Ibu, bahwa suhu air yang digunakan saat mencuci ternyata mempengaruhi kondisi mesin cuci Ibu?

Rupanya, penggunaan suhu air dingin karena alasan penghematan energi, apabila dilakukan terus menerus malah bisa berakibat buruk pada mesin cuci dan pada hasil cucian Ibu. Ada beberapa jenis deterjen yang tidak dapat bekerja dengan baik pada suhu air yang rendah. Selain itu, bed bugs juga bisa bertahan alias tidak hilang dalam proses pencucian dengan air yang dingin, karena itu seprai, bed cover, maupun dufet dianjurkan dicuci dengan air panas. Apa hubungannya dengan kebersihan mesin cuci? Penggunaan air panas saat mencuci ternyata membantu mencuci mesin Ibu.

Karena itu perawatan rutin dengan memanfaatkan program air panas untuk membersihkan mesin cuci juga dianjurkan. Kotoran biasanya menumpuk pada saluran-saluran mesin cuci yang kemudian dapat menimbukan bau dan jamur. Lebih parah lagi, dapat menyumbat sehingga mengakibatkan mesin cuci gagal bekerja atau air tidak mau terkuras. Selain akibat kotoran yang melekat di mesin cuci, bau pada mesin cuci juga bisa timbul karena bahan kimia yang terdapat pada deterjen kualitas rendah atau karena saluran pembuangan air yang tidak baik atau lancar. Bagaimana menghilangkan bau pada mesin cuci?

Apabila sudah melakukan siklus cuci untuk perawatan mesin cuci 1-2 kali dan bau tetap ada, Ibu bisa coba menuangkan cuka putih ke dalam laci deterjen pada mesin cuci disertai siklus cuci dengan air panas. Jangan masukkan cucian apapun di dalam mesin cuci, biarkan mesin cuci bekerja dalam keadaan kosong.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!