Cara Memperbaiki Kerusakan Mesin Cuci

Sebagai seorang ibu yang sibuk, kerusakan mesin cuci menjadi hal terakhir yang pernah terbayang dalam pikiran. Tanpa disadari, Ibu bisa tiba-tiba dikelilingi oleh tumpukan pakaian kotor yang beraroma tidak sedap. Belum lagi seluruh anggota keluarga menjadi tidak punya pakaian untuk pergi ke kantor atau ke sekolah karena pakaian bersih mereka masih kotor! Sekarang saatnya Ibu segera mengambil langkah cepat untuk menyelesaikannya! Kecuali, jika Ibu tidak keberatan meluangkan waktu lebih lama untuk mencuci pakai dengan tangan.

Apa yang pertama kali harus Ibu lakukan? Apakah Ibu membutuhkan suku cadang baru? Apakah mesin cuci Ibu masih bisa diperbaiki atau sudah saatnya membeli yang baru? Berikut ini adalah beberapa langkah dasar untuk memperbaiki mesin cuci yang rusak dan petunjuk untuk menangani berbagai masalah yang terjadi pada mesin cuci Ibu.  

Langkah dasar memperbaiki mesin cuci: Apa yang harus Ibu lakukan jika mesin cuci rusak dan baju berada di dalamnya?

Hampir semua mesin cuci model terbaru yang ada saat ini sudah menggunakan teknologi canggih dan dapat melakukan hampir semua aktivitas yang berhubungan dengan pencucian yang membantu Ibu. Mesin cuci otomatis dapat membilas, merendam, mencuci dan mengeringkan pakaian sesuai dengan perintah yang Ibu berikan. Jika mesin cuci berhenti saat proses pencucian sedang berlangsung, ada kemungkinan di dalamnya masih terdapat air. Jika Ibu ingin memperbaiki mesin cuci namun pakaian masih terdapat di dalamnya, langkah pertama yang harus Ibu lakukan adalah membaca petunjuk manual mesin cuci tersebut. Selanjutnya Ibu dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Setel ulang mesin cuci Ibu dengan mencabut kabel dari sumber listriknya. Terkadang langkah sederhana seperti mematikan dan menyalakan ulang mesin cuci dapat mengembalikan fungsi kerjanya seperti keadaan semula. Ibu hanya perlu mencabut kabel mesin cuci kemudian memasangnya kembali. Pastikan tidak ada masalah pada kabel atau aliran listrik yang terhubung dengan mesin cuci, karena terkadang masalah bukan ada pada mesin cuci namun pada sekring yang rusak.
  2. Perhatikan apakah Ibu dapat mengeluarkan air dari mesin cuci dan mengulang proses pencuciannya. Jika Ibu tidak berhasil mengulangnya, cobalah menyetel mesin ke perintah menguras (drain). Sebagian besar kejadian disebabkan oleh kunci pengaman di pintu yang dirancang untuk tidak dapat dibuka ketika masih ada air di dalamnya. Dengan begitu Ibu bisa mengeluarkan pakaian basah sebelum berjamur dan berbau tidak sedap.
  3. Keluarkan pakaian secara manual dari bagian atas mesin cuci seperti saat Ibu memasukkan pakaian. Cabut kabel mesin cuci dari sumber listrik terlebih dulu sebelum mengeluarkan pakaian-pakaian tersebut dan pastikan tangan Ibu kering saat menyentuh kabel maupun sakelar listrik.
  4. Pada tahap apa mesin cuci Ibu berhenti beroperasi? Jika Ibu tidak dapat memperbaikinya sendiri, hubungi teknisi untuk memperbaikinya dan Ibu dapat memberikan beberapa informasi yang perlu untuk mereka ketahui. Misalnya: Jika terdapat air sabun di dalam laci mesin cuci, kemungkinan besar kerusakan terjadi pada saat pencucian masih berlangsung; jika airnya jernih, kemungkinan besar masalah terjadi saat pembilasan; jika tidak terdapat banyak air di dalam kontainer, mungkin mesin cuci memang tidak beroperasi sejak awal atau terjadi kerusakan saat pengeringan.  

Saran Profesional: Memperbaiki Mesin Cuci atau Menggantinya?

Terdapat banyak penyebab kerusakan mesin cuci Ibu. Untuk lebih jelasnya, silakan lihat artikel kami tentang cara memperbaiki mesin cuci di sini. Tetapi jika Ibu tidak dapat memperbaiki mesin cuci tersebut sendiri, maka sebaiknya menghubungi teknisi yang dapat memberikan petunjuk dan membantu. Ibu juga harus:

  • Mengecek apakah masa garansi mesin cuci masih berlaku. Jika masih, Ibu tidak perlu khawatir mengeluarkan biaya penggantian suku cadang atau biaya perbaikannya.
  • Periksa situs produsen mesin cuci tentang masalah yang biasa terjadi pada tipe mesin cuci yang Ibu miliki. Bahkan jika mesin cuci Ibu tidak mendapatkan garansi, kemungkinan besar produsen akan menarik dan menggantinya dengan produk yang baru atau memperbaiki secara gratis produk yang memang diketahui bermasalah.
  • Selalu pertimbangkan biaya antara memperbaiki dan membeli mesin cuci yang baru. Perbaikan besar pada mesin cuci seperti penggantian suku cadang mesin dapat memakan biaya yang sangat mahal. Jika mesin cuci memang sudah terlalu tua, kemungkinan besar akan timbul masalah-masalah lain di kemudian hari. Sebaiknya cek kembali apakah sebenarnya lebih murah untuk membeli mesin cuci baru dalam jangka panjang dibandingkan memperbaiki mesin cuci lama yang memang sudah terlalu tua.
  • Mesin cuci baru umumnya lebih hemat listrik dan air. Membeli mesin cuci model terbaru terkadang bisa menghemat pengeluaran lainnya dalam jangka panjang seperti biaya listrik dan air. Hal ini juga menjadi fokus para produsen untuk menciptakan mesin cuci yang lebih ramah lingkungan.

Ingatlah bahwa melakukan perawatan pada mesin cuci dapat mencegah mesin tersebut dari kerusakan. Hal tersebut bisa dilakukan dengan cara sederhana seperti membersihkan secara rutin mesin cuci tersebut dan memilih Rinso Matic sebagai deterjen untuk mesin cuci Ibu. Apakah Ibu memiliki tips lain tentang memperbaiki mesin cuci? Tuliskan tips tersebut pada kotak komentar di bawah ini.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!