Bagaimana Cara Merawat Mesin Cuci Ibu?

Mesin cuci merupakan perabot rumah tangga yang kini sangat diperlukan oleh para Ibu di rumah, baik bagi Ibu rumah tangga atau pun para wanita karir. Terutama bagi mereka yang sehari-harinya bekerja di luar rumah namun tidak memiliki asisten rumah tangga, tentu memiliki waktu yang sedikit untuk membersihkan pakaian keluarga tercinta. Terutama, jika baju si Kecil sangat kotor setelah seharian bermain tanah atau melukis. Hal ini merupakan tantangan tersendiri bagi Ibu kan? Namun, agar aktivitas mencuci selalu lancar, tentunya penting bagi Ibu untuk merawat mesin cuci secara berkala agar alat bantu mencuci ini tetap berfungsi dengan baik. Bagaimana cara merawatnya?

Segera keluarkan cucian

Terkadang para Ibu membiarkan cucian tergeletak begitu saja di dalam mesin cuci setelah proses pencucian selesai. Hal tersebut ternyata dapat memicu kerusakan pada mesin cuci Ibu dikarenakan tabung mesin cuci akan menjadi bau dan aroma tak sedapnya akan menempel pada cucian sehingga pakaian menjadi bau apek. Oleh karena itu, sebaiknya Ibu segera mengangkatnya dari tabung bila proses mencuci telah selesai.

Cuci mesin secara berkala

Untuk menghindari mesin menjadi berbau akibat lembap dan berjamur, sebaiknya cucilahmesin cuci Ibu secara rutin. Caranya, sama seperti mencuci baju seperti biasa, gunakan air secukupnya (kurang lebih setengah tabung) serta deterjen untuk mesin cuci sekitar setengah hingga satu sendok takar. Kemudian putar pencuci selama 5-10 menit lalu buang air bekas pencucian dan bersihkan tabung dengan air bersih.

Selain bagian tabung, hendaknya bersihkan mesin cuci bagian luar juga. Bila tingkat kotoran yang menempel pada exterior sekitar 10-40% dan noda tidak mengering, Ibu dapat mengelapnya dengan kain lap basah. Namun, bila noda sudah mengering dan sangat kotor, Ibu perlu menggosoknya menggunakan sikat, dan setelah bersih sebaiknya lap dengan kain kering agar tidak memicu karat pada bagian luar mesin cuci.

Selain itu, penggunaan deterjen saat mencuci juga menentukan seberapa sering Ibu harus membersihkan mesin cuci Ibu. Penggunaan deterjen bubuk akan meninggalkan residu pada mesin cuci Ibu, seperti bubuk yang menggumpal sehingga mesin jadi harus lebih sering dibersihkan. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya menggunakan deterjen khusus mesin cuci berformat cair seperti Rinso Matic Liquid yang bisa larut sempurna dalam air dan tidak meninggalkan sisa deterjen yang menggumpal pada mesin cuci Ibu.

Lindungi panel kontrol dan buka penutup mesin cuci

Agar mesin cuci tetap berfungsi dengan baik, penting untuk memerhatikan kebersihan panel kontrolnya. Jangan sampai air atau benda cair lainnya seperti deterjen untuk mesin cuci berserakan di area vital ini karena akan membuat bagian tersebut berkarat bahkan dapat memicu kebakaran akibat aliran listrik dari cairan tersebut. Salah satu cara untuk menghindarinyayaitu dengan melapisi bagian panel kontrol dengan plastik (kecuali bagian berlubang akses air/deterjen) serta gunakan handuk kecil di area berlubang agar air maupun deterjen bubuk atau cair tidak meleber terlalu luas.

Selain melindungi panel kontrol mesin cuci, Ibu juga perlu untuk membuka penutupnya agar mesin cuci terhindar dari bau tak sedap serta tabung yang macet. Pastikan Ibu membuka sedikit penutupnya setelah selesai mencuci atau membersihkan mesin cuci agar cairan yang tertinggal di tabung dapat menguap.

Itulah beberapa cara merawat mesin cuci agar tetap terjaga fungsinya. Dengan merawatnya secara berkala, mencuci pakaian selalu menjadi mudah, pakaian bersih setiap hari dan keluarga pun akan selalu bahagia saat mencium aroma pakaian mereka yang harum. Selamat mencoba di rumah ya, Bu!

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!