Ragam Alergi dan Penyakit Kulit yang Umum pada Anak dan Bayi

Penyakit kulit pada anak bayi bisa muncul kapan saja dan di mana saja. Tugas Anda sebagai orang tua adalah mengatasinya dengan segera dan memastikan si kecil tetap nyaman. Meski bukan tugas mudah, Anda bisa mengatasinya dengan rasa percaya diri!

Pada tahun-tahun pertama, kulit bayi yang sangat sensitif mudah terkena berbagai hal yang bisa menyebabkan penyakit kulit pada anak bayi. Kulit memang menjadi penjaga tubuh dari berbagai elemen mulai dari sinar matahari, kotoran, hingga bakteri. Bahkan kebanyakan bayi pun tak bisa lepas dari ruam karena popok. Yuk, simak beberapa jenis alergi dan penyakit kulit pada anak bayi umum dialami agar tahu bagaimana mencegah dan menghadapinya!

3 Jenis Alergi dan Penyakit Kulit yang Sering Dialami Anak Bayi

  1. Biang keringat
    Dari sekian banyak jenis penyakit kulit serta alergi kulit pada bayi, biang keringat mungkin menduduki posisi nomor satu yang paling umum ditemui. Gejalanya berupa bintik-bintik merah pada wajah, leher, punggung, pantat, atau daerah lain yang biasa berkeringat. Bintik-bintik merah ini terasa gatal sehingga membuat bayi dan anak tak nyaman dan terus menangis.

    Penyebab utama biang keringat adalah absennya sirkulasi udara yang sejuk. Kulit bayi belum mampu mengalirkan panas tubuh dengan baik. Karena itu, banyak hal yang bisa dengan mudah membuat si kecil kepanasan. Cuaca panas, udara lembap, pakaian yang terlalu ketat, bahkan terlalu lama duduk di car-seat bisa membuat bayi terkena biang keringat.

    Untuk mengatasi biang keringat, segera bawa anak bayi ke tempat sejuk. Jauhkan dari penyebab panas berlebih. Ganti pakaian bayi dengan pakaian yang longgar dan tipis. Usahakan bayi merasa sesejuk mungkin. Setelah kurang lebih 30 menit, gejala akan berkurang.
  2. Eksim
    Sekitar usia 3-4 bulan, bayi bisa terkena eksim. Sayangnya, penyebab jelas penyakit kulit pada bayi ini belum dapat dipastikan. Banyak hal bisa menyebabkan eksim pada bayi, mulai alergi, hingga air mandi yang terlalu panas hingga terjadi iritasi.

    Eksim pada bayi saat masih tahap awal terlihat seperti ruam yang biasa muncul pada tubuh bayi. Lama-kelamaan, ruam ini tampak kering dan gatal. Untuk mengatasinya, segera cuci bersih kuilt bayi dengan sabun bayi lembut tanpa pewangi. Oleskan pelembap bayi dua kali sehari. Jika dalam beberapa hari tidak reda, segera hubungi dokter.
  3. Seborrhea
    Seborrhea umumnya terjadi pada bayi berusia kurang dari 6 bulan. Gejalanya bisa berupa kemunculan ruam pada kulit kepala dan alis yang kemudian menimbulkan ketombe. Jika muncul di belakang telinga, tampak seperti ruam kering. Kalau gejala terdapat di dada atau pipi, tampak kemerahan.
    Tak ada yang tahu apa penyebabnya sejauh ini. Untungnya, kelainan ini juga tidak berbahaya bagi bayi, hanya saja terlihat tidak indah. Bahkan, bayi Anda tak akan merasakan gangguan apa pun. Namun, tentu Anda tak ingin si kecil berketombe, kan?

    Untuk mengatasinya, usap bagian yang terkena seborrhea dengan minyak zaitun atau baby oil. Setelah lapisan kulit keringnya terkelupas, bilas dengan air bersih. Beberapa dokter merekomendasikan untuk rutin mengelap bagian-bagian tersebut dengan waslap saat mandi.

    Selain tindakan-tindakan primer untuk mengatasi penyakit kulit dan alergi pada bayi tersebut, ada tindakan sekunder yang sangat penting untuk mencegah hal tersebut terjadi lagi. Salah satunya adalah pemilihan deterjen yang lembut dan cocok untuk bayi. Hal ini dapat menghindarkan terjadinya iritasi akibat sisa zat kimia yang menempel pada pakaian.

    Deterjen terbaru yang cocok untuk dan cocok untuk pakaian bayi salah satunya adalah Rinso Gentle. Produk ini sama ampuhnya dengan Rinso Anti Noda untuk menghilangkan noda, tapi juga lembut untuk kulit bayi. Dengan formulasi khususnya, Rinso Gentle memiliki pH lebih rendah dari deterjen sejenis sehingga cocok untuk pakaian bayi. Fakta ini sudah diuji secara dermatologis di laboratorium, lho!

    Cukup sekali kucek, noda akan menghilang dari pakaian bayi. Rinso Gentle mampu larut dengan baik dalam air. Kotoran dan noda dalam rendaman cucian kotor Anda akan terangkat sempurna. Larutan Rinso Gentle cair mampu masuk ke serat kain terdalam sehingga lebih efektif untuk mengangkat noda bandel. Teknologi SmartFoam dalam deterjen ini juga menjadikan busa lebih mudah hilang dalam pembilasan.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!