Mencegah Dan Mengatasi Penyakit Kulit Akibat Alergi Deterjen

Pada sebagian besar orang, mencuci dengan deterjen bisa menyebabkan kulit gatal dan kemerahan. Rasanya sangat tidak nyaman saat merasakan kulit terkena gejala-gejala alergi deterjen. Bahkan, kadang masalah yang timbul tak lagi terbendung sampai mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ciri-Ciri Alergi Deterjen

Alergi deterjen bisa terjadi pada siapa saja, khususnya mereka yang memiliki kulit sensitif. Namun, ternyata tidak semua orang tahu pasti apa saja gejala dan ciri-ciri alergi deterjen. Yuk, perhatikan gejala-gejala di bawah ini:

1. Terasa Gatal Di Bagian Kulit Yang Terkena Deterjen

Gejala umum yang dirasakan setelah terjadi alergi karena deterjen adalah munculnya rasa gatal di bagian kulit yang terkena deterjen. Kemunculan rasa gatal ini berbeda-beda pada tiap individu. Ada yang merasakan gatalnya sesaat setelah terpapar deterjen, ada yang baru merasa gatal keesokan harinya. Bahkan, tidak jarang ada yang baru terasa setelah dua hari.

2. Kering Dan Bersisik

Gejala lain yang bisa dilihat dengan mata adalah adanya bagian kulit yang kering dan bersisik. Kondisi ini timbul karena kulit yang terkena deterjen terpapar zat kimia yang tidak ramah. Zat ini membuat tingkat keasaman atau pH deterjen sangat tinggi dan tidak cocok dengan kulit. Kontak yang terjadi ini membuat kulit kehilangan pelembab alamiahnya dan bermasalah.

3. Ruam Dan Kemerahan

Selain kulit menjadi kering, alergi deterjen juga membuat kulit kemerahan dan muncul ruam di sekitar area yang terkena deterjen. Awalnya mungkin tidak terasa masalah, tapi lama-kelamaan kemerahan kulit tersebut berubah menjadi ruam yang terasa perih jika disentuh. Rasanya sangat menyengat seperti kulit terbakar.

4. Kemungkinan Terjadinya Masalah Pernapasan

Meski tidak begitu banyak terjadi, dilaporkan ada beberapa kejadian gangguan pernapasan yang dialami beberapa orang setelah kontak dengan deterjen. Uap deterjen masuk melalui hidung ke paru-paru sehingga menimbulkan sesak napas, hidung tersumbat, dan pilek.

Cara Mencegah  Dan Mengatasi Alergi 

Apa yang bisa Anda lakukan jika kulit Anda sensitif namun harus tetap mencuci dan berhubungan dengan deterjen? Yuk, cari tahu bagaimana mencegah dan mengatasi alergi deterjen!

1 Ganti Deterjen

Alergi deterjen yang timbul pada kulit punya intensitas berbeda antara bahan yang digunakan satu merek dengan merek lainnya. Jadi, tidak semua deterjen mengandung alergen dan bisa menyebabkan iritasi. Karena itu, jika merasa deterjen Anda saat ini membuat kulit terasa gatal, sebaiknya segera beralih ke merek lain.

Jika memutuskan beralih menggunakan merek deterjen lain, salah satu pilihan terbaik adalah Rinso Gentle yang lembut di tangan. Rinso Gentle diformulasikan khusus dengan kandungan pH rendah atau netral agar cocok untuk kulit sensitif.

Rinso Gentle sesuai untuk berbagai kebutuhan pencucian. Meski aman untuk kulit sensitif, kemampuan membersihkan nodanya tak kalah dari Rinso Anti Noda. Cukup dengan sekali kucek saja, noda membandel hilang dan tak kembali lagi. Rinso Gentle didesain mudah larut dengan air sehingga cepat terserap dalam serat kain tanpa meninggalkan residu.

Deterjen ini dilengkapi dengan teknologi SmartFoam yang memungkinkan busa cepat hilang saat dibilas. Cukup sekali bilas, busa yang terlihat sudah bisa hilang. Anda juga tak perlu khawatir Rinso Gentle telah mendapatkan sertifikasi halal dan teruji secara dermatologis!

2. Gunakan Sarung Tangan

Selain mengganti deterjen, hal yang terbaik adalah mencegah agar jangan sampai terjadi alergi. Untuk mencegahnya, gunakan sarung tangan karet saat harus bersentuhan dengan deterjen. Pastikan deterjen atau cairan yang mengandung deterjen tidak terkena kulit secara langsung. Anda juga harus berhati-hati agar deterjen tidak terkena mata. Jika belum terbiasa menggunakan sarung tangan karet, lakukan secara perlahan agar mata tidak terciprat.

3. Memberikan Obat Antihistamin

Untuk mengobati alergi deterjen dengan cepat, Anda bisa memberikan obat antihistamin sebagai terapi topikal. Anda juga bisa menggunakan krim hidrokortison berupa salep oles untuk diaplikasikan pada ruam di kulit. Beberapa jenis obat antihistamin hanya bisa didapatkan melalui resep dokter, jadi sangat dianjurkan untuk menghubungi dokter terlebih dahulu. Krim hidrokortison juga bisa dengan mudah didapat karena dijual bebas di apotek.

4. Kompres Dengan Air Dingin

Jika ingin menggunakan cara-cara alami untuk mengobati ruam di kulit akibat alergi deterjen, pilihan terbaik adalah menggunakan kompres air dingin segera setelah terlihat gejala kemerahan di kulit. Anda bisa juga membungkus es batu dengan kain lembut, lalu meletakkannya di atas area yang ruam atau memerah.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!