Cara Mudah Mencegah dan Mengobati Biang Keringat pada Bayi

Gangguan yang sering dianggap sepele, tapi paling merepotkan mungkin adalah biang keringat pada bayi. Ruam kemerahan yang muncul di berbagai titik pada tubuh bayi kadang tak disadari, kecuali lewat rengekan rewel si kecil yang tiada henti.

Cara mencegah biang keringat pada bayi

Bagi Anda yang baru pertama kali memiliki bayi, mengobati biang keringat pada bayi bisa jadi bukanlah hal mudah. Karena itu, ada baiknya Anda memprioritaskan bagaimana mencegah biang keringat.

  1. Pastikan aliran udara berjalan baik
    Aliran udara yang baik adalah kunci pertama agar bayi tidak terkena biang keringat. Aliran udara di ruangan tempat pakaian dan bayi berada harus diperhatikan dengan seksama. Jangan sampai tidak ada aliran udara sehingga udara panas menumpuk.

    Pastikan ruangan memiliki jendela dengan aliran udara sejuk. Namun, jangan sampai angin langsung menerpa tubuh bayi. Tidak masalah menggunakan AC pada malam yang panas, selama tingkat dinginnya disesuaikan dengan kesejukan yang dibutuhkan tubuh bayi.

    Selalu ingat untuk mengenakan pakaian longgar sehingga udara mudah keluar masuk. Sebisa mungkin pilih pakaian tipis jika berada dalam ruangan yang tidak terlalu panas.

    Hindari mengenakan pakaian tebal atau berlapis-lapis saat berada di rumah. Jika cuaca panas, mungkin popok dan kaus serta celana tipis sudah cukup untuk si kecil. Jangan sampai mengenakan singlet, lalu kaus, serta jaket dalam satu waktu ketika di rumah.

  2. Hindari penyebab biang keringat
    Keringat berlebih akan menyumbat pori-pori si kecil sehingga menyebabkan iritasi. Hal ini sangat mudah terjadi mengingat bayi memiliki pori-pori jauh lebih kecil dibandingkan orang dewasa.

    Baju yang tidak kering sempurna juga bisa menjadi penyebab si kecil terkena biang keringat. Mengenakan pakaian basah dan tercampur keringat akan membuat kulit bayi lembap. Kulit akan memerah dan terasa gatal.

    Biarkan kulit bernapas natural dan terpapar udara sesering mungkin saat berada dalam rumah. Kulit bayi tak harus selalu ditutupi baju atau kaus lengan panjang. Kulit bayi yang bisa bernapas dengan baik akan terhindar dari biang keringat.

  3. Pilih deterjen yang lembut
    Satu hal lagi yang kerap dilupakan para ibu adalah deterjen yang digunakan untuk mencuci pakaian bayi. Deterjen yang tidak tepat bisa membuat pakaian mengiritasi kulit bayi saat dikenakan.

    Deterjen yang diklaim andal untuk membersihkan noda umumnya terbuat dari bahan kimia keras yang tidak ramah untuk kulit bayi. Akibatnya, bisa jadi ada residu deterjen yang tertinggal di pakaian bayi setelah dicuci. Hal ini berpotensi membuat kulit bayi iritasi saat pakaian dikenakan si kecil.

    Kini ada deterjen baru dari Rinso yang efektif menghilangkan noda sekaligus cocok untuk kulit sensitif! Dengan formulasi terbaru, Rinso Gentle  menghadirkan kemampuan menghilangkan noda membandel dengan sekali kucek, tapi tetap cocok untuk kulit bayi!

    Tidak jauh berbeda dengan efektivitas Rinso Anti-Noda, Rinso Gentle dapat dengan mudah membersihkan noda pada pakaian bayi dalam sekali kucek. Pisahkan pakaian berwarna dari pakaian putih, lalu rendam dalam larutan Rinso Gentle. Gunakan satu genggam Rinso Gentle bubuk atau Rinso Gentle cair secukupnya untuk 10 liter air.

    Agar memudahkan proses pencucian, rendam dahulu selama kurang lebih 30 menit. Perendaman akan mengangkat kotoran-kotoran dan noda yang melekat pada pakaian bayi. Setelah itu, kucek pakaian seperlunya saja karena noda sudah terangkat dan mudah dibersihkan. Bilas pakaian hingga bersih kemudian jemur.

    Rinso Gentle telah diuji secara dermatologi untuk membuktikan kelembutannya terhadap kulit sensitif sehingga aman untuk mencuci pakaian bayi. Deterjen ini juga telah dibekali teknologi Smart Foam sehingga busanya lebih cepat hilang. Tentu hal ini akan membantu Anda untuk menghemat air saat membilas!

Cara tepat mengobati biang keringat pada bayi

Setelah Anda megetahui bagaimana cara mencegah biang kerinagt pada bayi, maka Anda tidak perlu panik saat si kecil terkena biang keringat. Berikut beberapa cara praktis yang bisa Anda lakukan untuk mengobati biang keringat.

  1. Dinginkan kulit dengan kain basah
    Basahi kain lembut, lalu tutup pada permukaan yang memerah karena biang keringat. Kain basah akan menjaga kelembapan dan mendinginkan tubuh serta kulit yang biang keringat. Jaga agar kain tak terlalu basah agar bayi tak sampai kedinginan dan sakit.

  2. Ganti baju dan jangan digendong
    Saat biang keringat menyerang, segera ganti baju si kecil dengan pakaian yang lebih longgar atau tanpa lengan. Celana pendek longgar juga bisa jadi pilihan tepat. Lepaskan juga kaus tangan dan kaus kaki serta topi jika bayi menggunakannya. Usahakan tidak menggendong si kecil karena akan membuatnya makin gerah.

  3. Pakai lotion antibiang keringat
    Salah satu solusi ampuh dalam mengatasi biang keringat adalah mengoleskan lotion antibiang keringat bahkan sebelum gejalanya terlihat. Sebisa mungkin hindari penggunaan bedak tabur. Selain bisa menyumbat pori-pori kulit bayi dan menimbulkan biang keringat, bedak tabur juga membuat kulit bayi jadi hangat. Padahal, untuk menghilangkan biang keringat, kulit bayi harus tetap sejuk dan kering.

    Hati-hati, jangan percaya dengan mitos memakai tepung kanji untuk mengatasi biang keringat. Bukannya menyembuhkan biang keringat, tepung kanji malah akan menyumbat pori-pori dan menjadi lengket sehingga biang keringat semakin parah.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!