Jangan Sering Mencuci Jeans

Vemale.com  - Sahabat yang tepat bagi ibu untuk bermain bersama si kecil adalah celana jeans. Cocok digunakan setiap saat, baik jalan-jalan pagi ataupun bermain di sore hari. Banyak yang mempunyai selusin jeans di lemarinya, tapi tidak banyak yang mengetahui cara merawat celana jeans yang benar. Celana jeans diciptakan untuk tidak sering dicuci. Bukannya mengajari untuk tampil kucel, tetapi jeans tak tahan dengan reaksi cuci yang terlalu sering. Sekali dipakai jeans memang akan nampak kotor, tapi jika jeans baru dipakai sebentar lebih baik digantung dan diangin-anginkan saja. Jangan pernah dicuci dengan air panas.

Menurut mitos, air panas dapat digunakan untuk membersihkan bau dan kotoran dari pakaian. Namun tidak untuk jeans. Air panas tidak hanya memudarkan bahan jeans, tapi juga bisa membuat jeans menyusut. Gunakan deterjen yang baik. Pemilihan deterjen yang kurang sesuai untuk jeans akan membuat bahan jeans cepat pudar. Beralihlan ke deterjen cair yang lebih efektif dalam membersihkan noda membandel di celana jeans. Deterjen cair juga mampu mengurangi waktu perendaman pakaian sehingga warna pakaian tetap terjaga namun kuat dalam mengangkat kotoran.

Anda juga tidak perlu repot memisahkan cucian celana jeans dengan pakaian istimewa lainnya. Deterjen cair bekerja 2x lebih efektif dibandingkan deterjen bubuk dalam menyelesaikan urusan noda membandel pada pakaian Anda sesuai dengan jenis bahan pakaiannya. Jika ditemukan noda membandel, oleskan sedikit deterjen cair agar lebih meresap ke serat pakaian, Anda tidak perlu ngoyo mencuci celana jeans.

Oleh karena itu mulailah meninggalkan deterjen bubuk Anda dan beralihlah ke Rinso Cair. KLIK untuk intip 5 kelebihan lain Rinso Cair dibandingkan deterjen bubuk biasa.

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!