Ini Cara Kembalikan Warna Jaket yang Pudar Seperti Baru

Penggunaan cairan pemutih untuk baju dan jaket adalah hal yang lumrah. Namun, kadang pemutih yang bersahabat itu memudarkan warna baju atau jaket. Lantas, bagaimana cara mengembalikan warna jaket yang pudar?

Terbuat dari bahan kimia kuat, pemutih pakaian menjadi andalan banyak orang untuk mengusir noda dan mengembalikan kecerahan warna. Terkadang ada kesalahan saat menggunakan pemutih. Bisa saja pemutih terkena pakaian secara langsung sehingga menimbulkan bercak putih yang sepertinya tidak bisa hilang.

Berbeda dengan noda pada umumnya yang terkena baju, bercak pemutih perlu perlakuan khusus yang kadang tidak bisa dibilang simpel. Jika pakaian, entah itu baju, celana, atau jaket, terkena noda, cukup dibilas lalu dicuci dengan menggunakan deterjen pembersih pakaian yang tepat. ampuh. Deterjen Rinso Anti Noda [WU1] mampu membersihkan beragam noda yang menempel di pakaian.

Kemampuan Rinso Anti Noda untuk mengangkat noda dibarengi dengan formulanya yang mencegah noda kembali menempel di baju dalam proses pencucian. Namun, deterjen pembersih noda pun tidak bisa digunakan untuk mengatasi bercak putih atau warna pudar akibat pemutih.

Bercak yang timbul akibat pemutih sesungguhnya bukanlah noda, karena itu tidak bisa diangkat oleh deterjen pembersih noda. Bercak tersebut timbul karena warna pada baju, celana, atau jaket Anda pudar terkena pemutih.

Pemutih bekerja secara korosif untuk menghilangkan noda yang ada di serat kain terdalam. Kadang bukan hanya noda yang diangkat pemutih, melainkan warna pada pakaian juga ikut terangkat sehingga warna jadi pudar.

Cara Mengembalikan Warna Jaket yang Pudar

Anda tak perlu khawatir. Selama menggunakan langkah yang benar, ada beberapa cara mengembalikan warna jaket yang pudar yang bisa dilakukan. Yuk, perhatikan yang berikut ini.

  1. Netralkan pemutih dengan alkohol
    Alkohol bisa menetralkan cairan pemutih dan mengurangi efek yang ditimbulkannya. Cairan pemutih yang terserap di sela serat kain kadang masih memiliki efek mengangkat noda dan memudarkan warna. Karena itu, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah menetralkan dahulu cairan pemutih tersebut. Jika tidak dinetralkan, proses mengembalikan warna pakaian akan makin sulit.

    Pertama-tama, beri sedikit alkohol murni ke sepotong kain berdaya serap tinggi. Anda perlu menyerap cairan pemutih agar lepas dari pakaian atau jaket, dan berpindah ke kain berdaya serap tinggi tersebut. Setelah kain diberi sedikit alkohol, usapkan ke area yang terkena pemutih. Lakukan beberapa kali untuk memastikan cairan pemutih terserap ke kain.

  2. Warnai pakaian atau jaket dengan spidol kain
    Setelah cairan pemutih dirasa sudah hilang dari pakaian atau jaket, saatnya melakukan proses pemberian warna. Cara termudah adalah dengan menggunakan spidol kain. Ini adalah cara paling mudah dan relatif murah yang bisa dilakukan.
    Pilihlah spidol kain dengan warna sesuai pakaian atau jaket. Biasanya tersedia berbagai warna dan merek spidol kain bisa Anda dapatkan di toko kerajinan tangan. Warnai bagian yang pudar dengan spidol tersebut. Agar warna tersebar merata, usahakan mewarnai dengan teknik warna satu arah.

  3. Warnai dengan wenter
    Wenter bisa jadi pilihan lain untuk mengembalikan warna pada pakaian atau jaket. Wenter adalah pewarna pakaian yang biasa digunakan untuk mewarnai baju, celana, atau jaket yang sudah pudar warnanya. Cara menggunakan wenter sedikit lebih rumit daripada menggunakan spidol kain. Meski begitu, warna yang dihasilkan pun lebih baik, merata, dan tahan lama dibandingkan spidol kain.

    Untuk menggunakan wenter, terlebih dahulu siapkan panci besar, kompor, sarung tangan, dan pengaduk. Pertama-tama, masak air hingga mendidih dan masukkan wenter sambil diaduk-aduk. Perhatikan ukuran air dan wenter, pastikan sesuai dengan aturan yang ada pada kemasan.

    Setelah air dan wenter tercampur rata, masukkan jaket dan aduk-aduk. Biarkan kompor tetap menyala agar wenter terserap dengan sempurna ke dalam serat kain. Aduk-aduk terus hingga warna terlihat sudah menyatu dengan pakaian. Angkat dan dinginkan. Setelah pakaian atau jaket dingin, bilas dengan air bersih. Setelah itu, jemur di bawah matahari.

Cara Mengembalikan Warna Jaket Kulit yang Pudar

Jaket kulit ternyata juga bisa mengalami pemudaran warna dan kehilangan kilapnya setelah dipakai selama beberapa waktu. Entah itu jaket kulit asli atau sintetis, kandungan minyak alaminya perlahan-lahan akan hilang didera waktu.

Radiasi sinar ultraviolet juga bisa menyebabkan pemudaran warna pada jaket kulit, khususnya jika sering dikenakan di bawah sinar matahari. Bahkan, proses mencuci sehari-hari pun bisa membuat jaket kulit sedikit menyusut dan pudar saat dijemur. Cipratan air hujan yang mengering pun bisa membuat warna jaket kulit perlahan luntur.

Tak jauh berbeda dengan cara mengembalikan warna jaket yang pudar, jaket kulit juga bisa dikembalikan warnanya agar tampak cerah dan mengkilap seperti baru. Namun, langkah yang diperlukan sangat berbeda dari jaket biasa.

  1. Siapkan beberapa peralatan penting untuk mengembalikan warna jaket kulit. Peralatan tersebut adalah kain bersih, sikat lembut, lotion khusus pelembut kulit, dan semir khusus jaket kulit. Jika tidak ada semir khusus jaket kulit, alternatif lain yang bisa dicoba adalah semir yang biasa digunakan untuk mengkilapkan ban.
  2. Pertama, bersihkan jaket kulit dari noda dan kotoran. Sikat perlahan-lahan bagian yang kotor dengan sikat lembut. Gunakan sedikit air jika noda sulit dihilangkan. Bisa juga dilanjutkan dengan membersihkan tiap bagian jaket yang sedikit basah dengan spons.
  3. Jika ada bagian jaket yang berjamur, bisa dibersihkan dengan sedikit minyak. Lap lalu keringkan. Setelah proses pembersihan, jangan lupa lap kembali jaket Anda dengan saksama setiap bagiannya agar bebas dari debu.
  4. Setelah jaket kulit siap, beri lotion kulit ke seluruh bagian jaket sampai merata dengan baik. Lotion ini berguna melembutkan kulit dan menutrisi kulit agar kembali lembut dan segar seperti semula. Jika jaket kulit terlihat setengah basah, tidak masalah karena itu pengaruh dari kandungan air yang ada pada lotion. Tunggu beberapa saat hingga lotion mengering dengan sendirinya. Setelah beberapa waktu, pastikan semua bagian jaket kulit telah mengering sebelum proses selanjutnya dilakukan.
  5. Oleskan semir khusus jaket kulit secara merata ke seluruh permukaan jaket. Pilih warna semir jaket yang sesuai warna asli jaket. Jika menggunakan alternatifnya yaitu semir ban, hanya bekerja untuk jaket kulit yang berwarna hitam saja. Setelah dirasa cukup rata, jemur jaket agar semir mengering dan jaket terlihat cerah dan mengilap kembali.
  6. Jika warna jaket kulit sudah kembali seperti baru, jangan lupa untuk merawatnya dengan baik. Jangan terlalu sering digunakan secara langsung di bawah matahari jika memungkinkan. Ingatlah untuk selalu mengeringkan jaket jika terkena hujan atau percikan air.

Jaket kulit juga harus disimpan di tempat yang kering. Hindari menyimpan jaket di lemari yang lembap. Kondisi lingkungan lembap akan membuat jaket kulit cepat kusam. Penyimpanan yang lembap juga membuat kulit sintetis perlahan-lahan mengelupas dan rontok.

Agar Pemutih Tidak Merusak Pakaian

Untuk menghindari kesalahan dalam menggunakan pemutih pada pakaian, perhatikan dengan saksama proses yang dilakukan selama memakai pemutih tersebut. Apa saja langkah-langkah amannya? Yuk, simak yang berikut!

1. Cek Label Pakaian

Umumnya, pakaian memiliki label berisi instruksi cara pencucian yang aman. Perhatikan baik-baik apakah pakaian tersebut aman untuk diberi pemutih. Biasanya jika bahannya agak sensitif, akan tertera batasan pemutih yang diperbolehkan. Jika bahan pakaian Anda memang tidak boleh diberi pemutih, sebaiknya sama sekali tidak diberi pemutih.

2. Hindari Mencampur Pemutih dengan Pembersih Lain

Zat pembersih lain di rumah Anda sangat mungkin mengandung zat pemutih juga. Karena itu,  sangat tidak disarankan mencampur pemutih dengan zat pembersih apa pun. Terlebih, jika Anda tak tahu pasti kandungan zat kimia yang ada dalam cairan pembersih. Menggabungkan pemutih dengan cairan pembersih membuat cairan makin kuat dan makin korosif, hal ini berbahaya untuk pakaian Anda.

3. Hindari Terlalu Lama Mengekspos Pakaian dengan Pemutih

Cairan pemutih memiliki sifat korosif yang tinggi sehingga mampu menghilangkan noda dengan efektif. Namun, jika cairan ini terlalu lama terkena permukaan pakaian, serat kain akan rusak dan warna jadi pudar. Karena itu, hindari merendam pakaian terlalu lama pada cairan pemutih.

4. Pastikan Sirkulasi Udara Baik

Bau yang dikeluarkan cairan pemutih sangat tajam. Jika Anda tidak membuka sirkulasi udara dengan baik, bau cairan pemutih yang terhirup bisa berbahaya bagi tubuh. Menghirup udara yang bercampur bau cairan pemutih terlalu lama bisa menyebabkan iritasi paru-paru. Karena itu, pastikan sirkulasi udara mengalir dengan baik.

Sudahkah Anda menggunakan pemutih dengan baik dan benar? Jika Anda memperhatikan setiap tips di atas dengan baik dan mengikuti panduannya, masalah pemudaran warna, pemutih, dan dampak negatifnya akan teratasi. Selamat mencoba, ya!

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!