Cara Mencuci Sepatu Olahraga dan Topi di Mesin Cuci

Berbeda dari sepatu kulit, sepatu olahraga atau sepatu kets lebih mudah dirawat karena kebanyakan berbahan tekstil, seperti kain dril dan kanvas. Karena tidak perlu dipoles, satu-satunya cara membersihkan sepatu olahraga adalah mencucinya untuk menghilangkan tumpukan debu, lumpur, dan keringat yang melekat. Metode yang dipaparkan dalam artikel ini hanya untuk sepatu olahraga atau sepatu kets, bukan untuk sepatu kulit atau jenis lain yang tidak bisa dicuci. Tahukah Ibu bahwa beberapa jenis sepatu olahraga ternyata bisa dicuci dengan mesin cuci di rumah?

Cara ini cukup umum dipakai di luar negeri, tapi mungkin merupakan hal baru di Indonesia. Periksa label perawatan sepatu untuk memastikan sepatu tersebut bisa dicuci di mesin cuci atau tidak. Sebagian sepatu olahraga bisa dicuci keseluruhan menggunakan mesin cuci, sebagain sepatu olahraga yang lain hanya bagian-bagian tertentunya yang bisa dicuci menggunakan mesin cuci.

Cara Mencuci Sepatu Olahraga yang Benar

Tali dan lapisan sol dalam sepatu olahraga aman dicuci di mesin cuci. Jadi, jika Ibu ragu-ragu mencuci keseluruhan badan sepatu di mesin cuci, kedua bagian tersebut tetap aman dimasukkan ke mesin cuci. Namun untuk memastikan, Ibu sebaiknya memeriksa kembali label perawatannya. Jika label menjamin keamanan penggunaan mesin cuci untuk membersihkan keseluruhan badan sepatu tersebut, maka Ibu tidak perlu ragu-ragu lagi. Ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk mempersiapkan sepatu sebelum dimasukkan ke mesin cuci agar sepatu bersih dan mesin cuci tetap awet.

  1. Lepas sol dalam dan tali sepatu agar setiap bagian tersebut bersih sempurna dan waktu pengeringan lebih singkat. Ikatkan tali sepatu pada sol dalam atau cucian lain atau gunakan laundry net untuk membungkus keduanya agar tidak tersangkut di lubang tabung cuci.
  2. Jika bagian utama sepatu bisa di cuci dengan mesin cuci, cuci hanya bersama tali dan sol dalamnya, tidak bercampur dengan cucian lain. Bersihkan sepatu dari kotoran yang mudah terlepas. Gunakan sikat sepatu atau sikat gigi bekas untuk menyingkirkan lumpur dan daun kering yang menempel pada sol sepatu. Jika perlu, pakai tusuk gigi untuk membersihkan celah-celah yang sulit dijangkau.
  3. Pilih deterjen cair lembut berkualitas seperti Rinso Matic sesuai jenis mesin cuci Ibu. Residu deterjen cair akan lebih mudah larut dari sela-sela bahan sepatu.
  4. Tambahkan handuk ke dalam mesin cuci. Pastikan Ibu tidak menggunakan handuk baru karena kecenderungannya meninggalkan buluh-buluh lembut. Handuk ini berfungsi sebagai bantalan agar sepatu tidak membentur tabung mesin cuci sekaligus untuk melindungi tabung mesin cuci itu sendiri dari benturan berlebih.
  5. Pilih siklus cuci handwash menggunakan air bersuhu normal (30 Celcius) tanpa siklus peras (spin). Setelah siklus cuci berakhir, jemur sepatu di udara terbuka dalam posisi menelungkup tersangkut pada ujung kerangka jemuran atau Ibu bisa memanfaatkan pagar agar sisa-sisa airnya terjatuh. Jemur sol dalam sepatu dan tali sepatu tetap terpisah hingga benar-benar kering.

Cara Merawat Sepatu Olahraga

Penyimpanan sepatu secara benar membantu menjaga bentuk sepatu dan mencegah pertumbuhan bakteri penyebab bau di dalam sepatu. Setelah dikenakan, sepatu olahraga sebaiknya diangin-anginkan untuk menghilangkan kelembapan di dalamnya. Ketika menyimpannya selama tidak dipakai, gunakan gumpalan kertas koran untuk menyumpal rongga sepatu. Trik ini membantu mempertahankan bentuk sepatu dan menyerap sisa-sisa kelembapan.

Cara Merawat Topi

Mirip dengan cara mencuci sepatu olahraga, mencuci topi juga sebaiknya dilakukan terpisah dari cucian lain di mesin cuci dan tanpa siklus spin. Jemur topi menurut bentuk aslinya di jemuran atau hanger dengan cara menggantungnya di bagian belakang kepala. Jika Ibu memiliki tips seputar cara mencuci dan merawat perlengkapan olahraga lainnya, jangan ragu berbagi di sini ya. Selamat berolahraga!