Cara Mencuci Baju Agar Wangi dengan Pelembut Pakaian

Agar hasil cucian Ibu wangi dan lembut, ada dua jenis produk Rinso yang bisa Ibu manfaatkan. Jenis pertama adalah deterjen yang sekaligus mengandung pewangi baju, seperti Rinso Molto Ultra dan Rinso Molto Aroma Essence. Penggunaan deterjen yang mengandung pengharum dan pelembut baju bisa menghemat waktu Ibu, terutama jika Ibu memakai mesin cuci otomatis karena Ibu cukup memasukkan deterjen pada awal proses. Sambil tetap bisa mengerjakan tugas-tugas lain, Ibu akan mendapatkan hasil cucian yang harum setelah mesin cuci berhenti berputar. Jenis kedua adalah produk cairan pelembut dan pewangi terpisah, seperti Molto.

Karena dituangkan pada saat pembilasan terakhir, produk jenis ini bisa menjadi pewangi pakaian yang tahan lama, asalkan Ibu mengikuti aturan pemakaian produk tersebut. Penggunaan produk ini sekilas tampak sederhana, tetapi jangan dianggap sepele karena cara menggunakan pewangi pakaian yang salah justru akan merusak pakaian. Misalnya, Ibu tidak dianjurkan menuangkan cairan pelembut langsung ke kain tanpa air. Cara ini berpotensi meninggalkan noda cairan pelembut pada kain karena kandungan khususnya yang membuat cairan ini kental.

Cara Menggunakan Pelembut Pakaian yang Benar

Cara pemakaian produk cairan pelembut kain akan tergantung pada jenis mesin cuci Ibu karena setiap jenis mesin cuci memiliki fitur berbeda. Untuk memastikan apakah mesin cuci Ibu memiliki fitur khusus untuk pemakaian cairan pelembut kain, baca buku panduan penggunaan mesin cuci yang Ibu dapatkan ketika membeli mesin cuci tersebut.

Penggunaan pelembut pakaian di mesin cuci bukaan atas

Sebagian mesin cuci bukaan atas tidak menjalankan siklus pencucian dan pembilasan secara otomatis dari awal sampai akhir. Pada mesin cuci bukaan atas semacam ini, Ibu perlu memasukkan cairan pewangi baju secara manual. Setelah mesin cuci menyelesaikan siklus pencucian, Ibu perlu menjalankan siklus pembilasan satu atau dua kali untuk menghilangkan sisa-sisa buih deterjen. Setelah itu, lakukan pembilasan terakhir di mana Ibu akan menuangkan cairan pelembut. Isi tabung mesin cuci dengan air sesuai muatan cucian, biasanya hingga semua cucian terendam di bawah permukaan air.

Tuangkan cairan pelembut sesuai takaran yang dianjurkan pada label kemasan produk tersebut, kemudian jalankan siklus pembilasan. Beberapa model mesin cuci bukaan atas bisa bekerja secara otomatis dan memiliki sebuah wadah penyalur cairan pelembut pada pintunya. Ibu bisa menuangkan cairan pelembut setelah mesin cuci ditutup. Wadah ini akan terbuka untuk menjatuhkan cairan pelembut ke dalam tabung cuci di bawahnya ketika siklus pembilasan terakhir dimulai. Sekali lagi, ikuti petunjuk pemakaian mesin cuci Ibu.

Penggunaan pelembut baju di mesin cuci bukaan depan

Mesin cuci bukaan depan mempermudah cara mencuci pakaian agar wangi karena jenis ini otomatis mengerjakan siklus pencucian dan pembilasan hingga tuntas hampir tanpa campur tangan Ibu di tengah-tengah prosesnya. Mesin cuci bukaan depan menyediakan laci yang disekat menjadi dua bagian—untuk deterjen dan cairan pelembut. Ibu tinggal menuangkan deterjen dan cairan pelembut ke tempat masing-masing. Ibu perlu membaca buku panduan pemakaian mesin cuci.

Ibu untuk mengetahui bagian mana untuk deterjen dan bagian mana untuk cairan pelembut di dalam laci. Menuangkan deterjen dan cairan pelembut ke tempat yang salah tidak akan menghasilkan cucian yang diinginkan karena setiap bagian di dalam laci terbuka pada waktu yang berbeda sesuai siklus yang sedang berjalan pada mesin cuci. Jenis produk pewangi pakaian mana yang lebih Ibu sukai? Yuk, bagikan cerita Ibu seputar cara mencuci yang menghasilkan pakaian wangi tahan lama.