Main Apa di Taman?

Bermain merupakan salah satu kegiatan yang paling menyenangkan bagi anak-anak. Coba Ibu perhatikan, ketika Ibu mengajak si Kecil bermain, wajahnya pasti langsung berubah menjadi cerah dan ceria. Ibu tentu senang jika melihat wajah ceria mereka, bukan? Namun, ada kalanya Ibu kehabisan ide dalam mengajak anak-anak bermain. Bermain bola, sudah pernah. Berenang, sudah sering, begitu juga dengan bermain bulutangkis di depan rumah. 

alam kondisi seperti ini, ada baiknya Ibu mengajak si Kecil untuk bermain di taman yang cukup dekat dengan rumah.

Ibu akan takjub, karena begitu banyak permainan yang dapat Ibu lakukan bersama dengan anak di taman. Seperti yang telah Ibu ketahui, bermain merupakan salah satu aktivitas yang berperan dalam proses tumbuh kembang anak.

Banyak sekali aspek yang dilatih ketika anak bermain, termasuk aspek motorik, kognitif, dan kreativitas. Ketika bermain di taman, semua aspek tersebut akan terlatih. Di ruang terbuka hijau seperti taman kota, imajinasi anak akan muncul dan dengan sendirinya dan ia akan menemukan permainan yang cocok untuk dirinya sendiri.

Jangan khawatir kehabisan aktivitas untuk dilakukan di taman. Bawa saja beberapa mainan dari rumah. Mainan yang sama bagi anak bisa lebih seru ketika dimainkan di taman. Ibu juga bisa mengajak anak untuk melukis atau mewarnai bersama di taman.

Jika anak lebih suka hal-hal yang baru, cobalah untuk bermain “mencari harta karun” di taman. Bahkan, bermain bola di taman pun akan lebih menyenangkan dibandingkan dengan bermain bola di halaman belakang rumah.

Selain melatih aspek motorik, kognitif, dan kreativitas anak, bermain di taman juga akan melatih kemampuan anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Latihan sosialisasi ini sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak, khususnya dalam melatih kepercayaan diri mereka.

Di taman publik, ia akan bertemu teman-teman sebayanya dan secara naluriah si Kecil akan mendekati anak-anak lain tersebut dan bermain bersama mereka .

Namun, ada beberapa anak yang malu-malu untuk mendekati anak-anak yang lainnya. Jika anak Ibu merupakan salah satu anak yang pemalu, ambil inisiatif untuk memperkenalkan mereka pada anak-anak lain yang sedang bermain di taman.

Jadi, jika Ibu sudah mulai kehabisan permainan untuk anak Ibu, jangan bingung. Ajak saja anak Ibu ke taman, dan permainan yang menyenangkan pun akan datang dengan sendirinya.

Sumber:

http://www.buzzfeed.com/peggy/brilliant-outdoor-ideas

http://www.ahaparenting.com/parenting-tools/connection/play-child-emotional-intelligence

http://spoonful.com/family-fun/driveway-backyard-games-gallery