Skip to content
5 Cara Bantu Anak Hadapi Masa New Normal

5 Cara Bantu Anak Hadapi Masa New Normal

Perubahan fase keseharian di masa pandemi bukan hanya membuat setiap orang perlu beradaptasi dengan aturan new normal. Dari sisi keluarga, diperlukan pengetahuan dari orang tua tentang bagaimana tips melindungi anak dan menjaga imun anak dengan protokol kesehatan.

Hal ini penting karena anak-anak belum tentu mengerti dengan perubahan ini. Apalagi membentuk kebiasaan baru yang lebih sehat juga membutuhkan waktu dan tidak terjadi dalam waktu semalam saja. Kesabaran adalah kunci untuk Anda dalam membuka pemahaman anak. Sebagai ibu, berikut ini yang bisa Anda lakukan untuk membantu anak menghadapi masa new normal:

1. Beri penjelasan ke anak apa itu new normal

Anak-anak membutuhkan informasi yang ringkas dan mudah dipahami oleh otaknya yang sedang berkembang. Maka, berikan penjelasan tentang new normal dengan bahasa yang sesuai dengan usia mereka.

Jika tak ada ide, Anda bisa menunjukkan video khusus anak yang menjelaskan tentang corona dan pencegahannya. Tak perlu khawatir tentang screen time karena durasi video khusus anak biasanya hanya beberapa menit. Tampilan video yang menarik membantu anak dalam mengingat konsep new normal yang tadinya kompleks menjadi lebih sederhana.

2. Ajak anak hidup sehat dan bersih

Agar imun anak kuat dan tak mudah sakit, Anda perlu memberikan contoh yang bisa dilihat secara langsung oleh anak. Terapkan  gaya hidup bersih secara rutin, sabar, dan konsisten. Misalnya bersama-sama mencuci tangan sebelum makan sambil menyebutkan alfabet A sampai Z, menutup mulut dan hidung dengan tisu saat batuk atau bersin, atau tidak menyentuh wajah.

Jika perlu, sediakan poster warna-warni yang menjelaskan kapan anak harus cuci tangan dan bagaimana agar protokol kesehatan bisa dijalani bersama-sama dengan anggota keluarga.

3. Selalu ingatkan anak untuk mematuhi protokol kesehatan

Kenalkan protokol kesehatan dan pastikan anak menjalankannya selama di rumah atau di luar rumah. Jika terpaksa harus beraktivitas di luar rumah, anak wajib menerapkan physical distancing, memakai masker, tidak sembarangan menyentuh benda-benda, dan sering mencuci tangan dengan sabun atau antiseptik agar terjaga dari kuman dan penyakit. Jika anak menolak, cari alternatif lain yang bisa membuat anak aman dan nyaman. Misalnya, jika anak tak suka memakai masker karena kesulitan bernafas, coba tawarkan face shield khusus anak-anak.

Cara lainnya, mintalah tolong anak agar mengingatkan Anda jika lupa menerapkan protokol kesehatan. Dengan begitu, akan terbentuk kesadaran diri anak tentang pentingnya hal tersebut. Saling menasihati dan mengingatkan satu sama lain akan mempercepat proses beradaptasi.

4. Buat anak-anak sibuk

Jelaskan kegiatan yang tetap sama sebelum dan selama pandemi, misalnya, si Kecil tetap boleh menelepon teman-temannya, olah raga dan bermain di halaman rumah, bertemu kerabat keluarga yang sehat, atau kegiatan lain yang dia sukai di rumah.

Anda bahkan bisa membiarkan anak ikut membantu pekerjaan rumah, misalnya, membuat roti selai untuk sarapan, membersihkan tempat tidur sendiri, membantu ayah mencuci mobil, menanam sayuran bersama kakak, dll. Sambil beraktivitas di rumah dengan aman, bonding antara keluarga dan si Kecil pun semakin dekat.

5. Selalu menjawab pertanyaan buah hati

Si Kecil selalu bertanya? Itu berarti rasa ingin tahunya sangat besar. Jawab saja pertanyaan anak tentang segala hal terkait pandemi dengan bahasa yang sederhana.

Jika tidak tahu apa jawaban yang benar, ajak anak mencari tahu jawabannya bersama-sama. Bisa dengan membaca buku, mencari di internet, atau bertanya pada kenalan yang ahli.

Itulah 5 tips melindungi anak sekaligus membantu proses adaptasi selama fase new normal. Jaga diri, keluarga, dan imun anak agar senantiasa sehat menghadapi masa-masa physical distancing.

Referensi:

https://www.childrensmercy.org/parent-ish/2020/05/new-normal/

https://tirto.id/tips-mempersiapkan-new-normal-bersama-anak-di-tengah-pandemi-corona-fJy9

https://id.theasianparent.com/bantu-anak-menghadapi-new-normal

© 2020 Unilever. Semua hak dilindungi undang - undang