Membangun Kreativitas Si Kecil dengan Barang Bekas

Permainan anak yang cukup digemari si Kecil adalah mainan balok atau bricks yang bisa dibangun menjadi berbagai macam hal. Pasalnya, mainan seperti ini dapat membantu untuk mengembangkan kreativitas dan imajinasi si Kecil pada masa perkembangan anak. Si Kecil dapat berkreasi dengan membuat beberapa model bangunan atau sesuatu dengan menggunakan balok. Terkadang meskipun sudah mempunya mainan yang sesungguhnya, seperti misalnya mobil-mobilan, si Kecil lebih senang membangun mobil sendiri dari balok plastik ini untuk bermain.

Namun, selain menggunakan balok atau bricks, Ibu juga dapat mengajak si Kecil untuk membuat dan membangun mobil-mobilan, miniatur bangunan, dan sebagainya dari barang-barang bekas, seperti botol air mineral, kotak deterjen, gulungan tisu dan kemasan bekas lainnya. Ide ini cukup hemat kan, Bu?   Sebelum memulai permainan membangun dari barang bekas, Ibu dapat mengajak si Kecil untuk mengumpulkan beberapa barang bekas terlebih dahulu. Kumpulkan pula beberapa barang lain yang dapat menunjang permainan membangun dari barang bekas ini.

 

Hal yang Dipersiapkan:

  • Kemasan bekas dalam berbagai bentuk, seperti kubus, balok, tabung, dan sebagainya.
  • Pastikan benda-benda tadi aman bagi si Kecil, jangan gunakan kemasan bekas yang terbuat dari kaca dan sebagainya.
  • Pensil warna atau krayon
  • Lem kertas atau selotip kertas (masking tape)

 

Saat Bermain:

  1. Kumpulkan barang-barang bekas yang tersedia pada satu wadah agar tidak mengotori lantai.
  2. Ajak si Kecil untuk memilah barang dan kemasan bekas tersebut sesuai bentuk dan ukurannya.
  3. Biarkan si Kecil menentukan apa yang hendak dibuat menggunakan barang dan kemasan bekas yang tersedia.
  4. Biarkan si Kecil menyusun barang-barang bekas menjadi pola bangunan yang diinginkan. Si Kecil bisa membangun dengan menumpuk kemasan bekas tadi, seperti ketika ia membangun dengan menumpuk balok kayu.
  5. Apabila si Kecil ingin benda yang ia bangun tadi saling menempel seperti ketika ia bermain dengan bricks plastik, rekatkan dengan lem kertas atau selotip.
  6. Jika barang atau kemasan bekas yang digunakan untuk bermain ingin diwarnai, lapisi permukaannya dengan menggunakan selotip kertas (masking tape) agar lebih mudah diwarnai.

Mengajak anak bermain  dengan barang-barang bekas dapat sekaligus mengajarkannya untuk mendaur ulang barang-barang yang sudah tidak digunakan menjadi sarana bermainnya. Selain itu, si Kecil juga akan lebih kreatif dan inovatif dalam menciptakan bangunan-bangunan menggunakan bahan-bahan yang ada. Menggunakan barang-barang bekas sebagai alat bermain bagi si Kecil jauh lebih hemat dibanding harus membeli benda permainan yang baru. Kembangkan kreativitas si Kecil dengan memanfaatkan barang bekas yuk, Bu!

Tips untuk membersihkan semua keperluan rumah tangga Anda. Mulai dari merapihkan sampai menghilangkan noda, klik disini dan cari tahu bagaimana cara membersihkan hampir semua noda!