Skip to content
Latih Anak Membantu Pekerjaan Rumah Sejak Dini

Latih Anak Membantu Pekerjaan Rumah Sejak Dini

Melatih anak untuk mengerjakan pekerjaan rumah perlu ditekankan sejak dini. Tujuannya agar buah hati terbiasa dan lebih bertanggung jawab dengan tugasnya. Sayangnya hal itu tidak mudah. Para orang tua seringkali kewalahan dan butuh taktik jitu agar anak mau dengan senang hati mengerjakan tugas rumah ini.

Beruntung ada beberapa tips praktis yang bisa Anda coba di rumah. Tips ini bisa Anda sesuaikan dengan kondisi di rumah, usia anak, dan keterlibatan orang tua saat proses melatih anak. Seperti apa? Simak 5 langkah berikut ini:

1. Lakukan pekerjaan rumah bersama-sama

Alih-alih menyuruh anak mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, tawarkan bantuan atau saling bekerja sama agar pekerjaan lebih cepat selesai.

Melakukan pekerjaan rumah bersama-sama menjadi sarana belajar anak yang terjadi secara natural. Awalnya anak mungkin hanya melihat contoh dari orang tua. Namun, lambat laun ia akan menirunya.

Inilah kesempatan emas supaya Anda membimbing dan melatih anak sesuai kemampuannya. Pastikan juga jenis pekerjaan tersebut aman untuk usia buah hati Anda.

2. Mulai kegiatan dari kamar tidur dan jadikan sebagai rutinitas sehari-hari

Beberapa tugas ringan yang dikerjakan sekali atau dua kali seminggu sudah cukup memberi kontribusi signifikan dari anak. Mereka akan mempelajari kegiatan rutin tersebut, sehingga lebih siap dan terbiasa.

Jadikan rutinitas tersebut setiap hari dimulai dari kamar pribadinya. Anda bisa melatih si Kecil melakukan hal-hal sederhana sejak bangun tidur. Misalnya; setelah bangun tidur, bantal ditumpuk, seprai ditata, dan selimut dilipat rapi. Kemudian membersihkan lantai kamar atau mengatur meja belajar agar rapi.

3. Berikan motivasi bahwa melakukan pekerjaan rumah adalah kebaikan

Anak-anak suka dianggap sebagai anak baik oleh orang tua. Mereka ingin orang tua melihat dan bangga dengan pencapaiannya. Termasuk kemampuan anak dalam menyelesaikan pekerjaan rumah. 

Maka berikan dorongan positif agar anak bersedia terlibat untuk menyelesaikan pekerjaan. Beri kesan bahwa anak yang mampu mengerjakan tugas rumah adalah tanda bahwa ia anak baik dan percaya diri. Citra positif tersebut semakin memotivasi anak untuk ikut serta melakukan pekerjaan rumah. 

4. Mulai dari hal kecil sesuai dengan usia anak

Anak-anak berusia berapa pun bisa membantu, tetapi tugas buah hati Anda harus sesuai usia.

Misalnya,  membuang sampah ke tempatnya, membereskan rak buku, atau mengelap tumpahan minuman di meja, membereskan mainan, memberi makan hewan bisa dilakukan anak berusia batita dan balita.

Sementara anak-anak yang lebih besar (8-12 tahun) bisa mengerjakan tugas seperti menyedot debu, membersihkan dedaunan di halaman rumah, mengepel lantai, hingga mencuci baju.

Semakin rutin Anda memperkenalkan si Kecil tentang pekerjaan rumah, semakin terbentuk kebiasaan baik tersebut hingga dewasa.

5. Ucapkan "tolong" dan "terima kasih" saat meminta anak melakukan pekerjaan rumah

Saat anak sudah mulai menjadikan tugas domestik sebagai bagian dari rutinitas, terkadang ia berusaha untuk menghindari pekerjaan tersebut. Entah dengan menundanya, mengalihkan dengan kegiatan lain, hingga bernegosiasi untuk tidak melakukannya.

Intinya, jangan pernah menjadikan tugas sebagai beban. Berikan tugas tersebut pada anak dengan suasana positif dan dengan kalimat yang santun. Jadikan selalu kata "tolong" dan "terima kasih" sebagai kata ajaib yang membantu anak untuk bergerak.

Jangan lupa beri pujian tulus untuk kerja keras si Kecil. Meski hasilnya belum sesempurna Anda, setidaknya dia bisa bangga ketika Anda mengapresiasi usahanya.

Mengerjakan pekerjaan rumah mungkin bukanlah kegiatan yang paling disukai anak. Namun, kelak kemampuan yang ia dapatkan dari didikan di masa kecil akan terpatri selamanya hingga dewasa. Menjadikan ia anak yang bertanggung jawab, mau bekerja keras, dan tidak manja. Bukankah itu salah satu harapan Anda sebagai orang tua? Jadi, jangan tunda melatih anak secara bertahap untuk melakukan tugas domestik semacam ini, ya!

Referensi:

ourfamilywizard.com/blog/5-ways-get-kids-helping-around-house

parenting.co.id/usia-sekolah/5-the-new-normal-yang-akan-dihadapi-anak-anak

parentstory.com/blog/ajarkan-anak-bertanggung-jawab-dengan-melakukan-pekerjaan-rumah-tangga

nakita.grid.id/read/02931719/biarkan-anak-membantu-pekerjaan-rumah-tangga-ini-manfaat-tak-terduga?page=all

© 2020 Unilever. Semua hak dilindungi undang - undang