Skip to content
Yuk, Kenalan dengan Anak Indonesia Bijak Plastik!

Yuk, Kenalan dengan Anak Indonesia Bijak Plastik!

Tumpukan sampah plastik di Indonesia semakin hari semakin mencemari lingkungan. Sebagai bentuk kepedulian terhadap masa depan alam Indonesia dan tempat bermain anak, Unilever memfasilitasi tiga orang Anak Indonesia yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan untuk mengajak masyarakat agar mulai bijak plastik sejak dini dan Berani Kotor demi Kebaikan.

Kinara dari Yogyakarta, Mutiara Alyzza Bilqis dari Surabaya, serta I Kadek Bayu Saputra dari Bali merupakan tiga Anak Indonesia Bijak Plastik yang terpilih untuk menyebarkan pesan bijak plastik dan Berani Kotor demi Kebaikan. Ketiga Anak Indonesia Bijak Plastik ini juga telah melakukan aksi nyata yang konsisten dan kreatif demi mengembalikan lingkungan terbaik untuk generasi mereka dan seterusnya untuk bisa bermain, berkreasi, dan berinovasi. Yuk, kenalan dengan ketiga Anak Indonesia Bijak Plastik dengan cerita di balik aksi nyata mereka!

Kinara, Yogyakarta

Walau masih berusia 10 tahun, Kinara menaruh perhatian besar terhadap lingkungan. Ia memulai Kinara’s Project untuk membantu mengurangi sampah plastik dan mendesain sedotan bambu serta tas hasil daur ulang. Kinara yang memiliki mimpi untuk jadi pengusaha sosial dan berkontribusi bagi Indonesia yang lebih baik juga memiliki slogan “Small act, big impact” yang selalu mendasari aksi nyata untuk lingkungan. Selain menjual hasil daur ulangnya, Kinara juga mengajak teman-temannya untuk melindungi alam serta mengajak untuk selalu bijak plastik.

I Kadek Bayu Saputra, Bali

Berawal dari keinginannya untuk membersihkan lingkungan, Bayu memulai aksi nyata dengan mengumpulkan sampah plastik yang bertebaran di sekitar rumahnya. Sampah-sampah non organik yang ia kumpulkan dan pilah sendiri lalu diberikan ke Bank Sampah Gema Pelita di SDN 5 Pedungan Bali. Agar pesan Berani Kotor demi Kebaikan dan untuk menyelamatkan tempat bermain generasi penerus bangsa tersampaikan, Bayu mengajak teman sekelasnya terlebih dulu hingga akhirnya sebanyak 648 siswa di sekolahnya aktif menabung di Bank Sampah. Ternyata, usaha kecil yang dilakukan oleh Bayu berhasil menginspirasi banyak orang untuk ikut bijak plastik agar anak-anak Indonesia bisa bermain dan berkembang di lingkungan yang bersih.

Mutiara Alyzza Bilqis, Surabaya

Dari sampah, Bilqis berhasil meraih banyak penghargaan atas usahanya untuk melestarikan lingkungan. Sejak tergabung dalam Karang Taruna Desa Genteng Candirejo, Bilqis dan teman-temannya melakukan gerakan kebersihan melalui Bank Sampah Desa Genteng Candirejo. Tak hanya orang dewasa saja, Bilqis juga mengajarkan anak-anak lain untuk memilah sampah agar bisa ditabung di Bank Sampah. Selain itu, Ketua Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat ini juga ingin membantu meningkatkan perekonomian di sekitar rumahnya dari kegiatan bersih-bersih.

Cerita beragam dari ketiga Anak Indonesia Bijak Plastik ini sungguh menginspirasi, ya, Teman Rinso! Sebarkan cerita inspiratif Anak Indonesia Bijak Plastik yang penuh semangat ini dan dukung aksi nyata mereka dengan ambil langkah bijak plastik.  Yuk, ikuti aksi gotong royong membersihkan sampah terbesar di Indonesia bersama Anak Indonesia Bijak Plastik yaitu World Clean Up Day 2019 tanggal 21 September 2019! Ayo Berani Kotor demi Kebaikan untuk mewujudkan tempat bermain yang bersih dan nyaman bagi generasi penerus bangsa. Info lengkap cara berpartisipasi akan diinformasikan lebih lanjut via website dan Instagram @rinsoID. Ikuti terus informasinya, jangan sampai ketinggalan ya, Teman Rinso!