Skip to content
Pentingnya Tanamkan Kebiasaan Memilah Plastik Sampah Sejak Dini

Pentingnya Memilah Sampah Plastik Sejak Dini | Rinso

Menumbuhkan kesadaran bijak plastik seharusnya sudah dimulai pada anak-anak sejak usia belia. Karena pencemaran lingkungan akibat limbah plastik memang semakin parah dan sudah menjelma menjadi masalah nasional. Berawal dari plastik sampah yang terus menggunung, masalah pencemaran ini terus meluas dan menimbulkan berbagai dampak negatif yang serius.

Bila Anda sudah mengetahui alasan-alasan di balik pentingnya mengajarkan kebiasaan memilah sampah plastik kepada anak, Anda pasti akan termotivasi melakukannya secara konsisten.

Yuk simak dulu ulasan tentang pentingnya menanamkan kebiasaan memilah sampah plastik kepada anak.

Kebiasaan yang Dilakukan Sejak Dini akan Bertahan Menjadi Common Habit

Mengajarkan kebiasaan baik kepada anak-anak memang lebih mudah daripada mengajarkan orang dewasa. Berdasarkan Buku Psycho Cybernetics karangan Maxwell Maltz, rata-rata manusia membutuhkan waktu 21 hari untuk mengubah sesuatu menjadi kebiasaan.

Selain itu, ada pula teori sains populer yang menyatakan bahwa manusia butuh waktu 90 hari mengubah kebiasaan menjadi gaya hidup. Itulah sebabnya anak-anak yang terbiasa memilah plastik sampah berpeluang besar memiliki gaya hidup ramah lingkungan ketika beranjak dewasa.

Kecenderungan Anak Membuang Sampah Plastik Sembarangan Masih Besar

Anak-anak memang sangat mudah lalai untuk urusan membuang sampah plastik sembarangan. Perilaku ini jelas bisa menambah jumlah limbah plastik yang mencemari lingkungan. Sebagai orang tua, Anda harus telaten mengajarkan proses memilah sampah plastik kepada anak secara terus-menerus.

Lakukan proses tersebut sampai si kecil benar-benar menjadikan proses memilih sampah plastik sebagai bagian dari gaya hidupnya. Niscaya nanti anak Anda bisa menularkan kebiasaan positif pada teman-teman sebaya dan lingkungan di sekitarnya.

Pembelajaran Memilah Sampah Plastik akan Membentuk Karakter Cinta Lingkungan

Banyak hal yang patut dipelajari anak-anak untuk membentuk karakter cinta lingkungan. Salah satu cara yang paling mudah adalah pelajaran memilih sampah plastik. Karena sampah plastik adalah awal terbentuknya limbah plastik yang mencemari lingkungan.

Jadi, sebaiknya Anda konsisten mengajak anak untuk belajar memilah sampah plastik sejak dini. Anak-anak yang memahami bahaya sampah plastik akan mempunyai karakter cinta lingkungan dan enggan melakukan tindakan yang berisiko mencemari lingkungan.

Dunia Anak-Anak Dekat dengan Makanan dan Minuman dalam Kemasan

Tak dapat dipungkiri bahwa dunia anak-anak memang dekat dengan produk makanan dan minuman dalam kemasan. Mayoritas anak-anak gemar mengonsumsi makanan dan minuman dalam kemasan yang bentuknya menarik.

Apalagi bila anak-anak sedang beraktivitas di luar ruangan (misalnya bermain atau rekreasi). Sudah pasti makanan dan minuman dalam kemasan menjadi pilihan utama karena bentuknya praktis, lezat, dan tak mudah tumpah.

Selain membantu anak-anak memilah sampah plastik, Anda juga harus giat menyiapkan bekal makanan dan minuman untuk anak setiap hari. Sehingga konsumsi makanan dan minuman dalam kemasan bisa dikurangi secara perlahan-lahan.

Anak-Anak Belajar Secara Efektif melalui Kebiasaan dan Budaya Keluarga

Mengajarkan anak-anak untuk memilah plastik sampah harus dimulai dari kebiasaan keluarga. Sebab anak-anak tidak mempelajari hal baru berdasarkan nasihat Anda, melainkan dari kebiasaan dan budaya keluarga yang dilakukan setiap hari.

Alangkah lebih baik bila Anda dan anggota keluarga lainnya memulai rutinitas memilah sampah plastik setiap hari. Sehingga si kecil tertarik untuk berpartisipasi dan melakukannya secara konsisten.

Anda tak perlu khawatir bila si kecil kotor-kotoran saat memilah sampah plastik. Tak masalah bila pakaian si kecil kotor asalkan si kecil mulai memahami pentingnya memilah sampah plastik demi meminimalkan pencemaran lingkungan.

Berani kotor demi kebaikan adalah cara terbaik sekaligus menyenangkan untuk mengajarkan hal-hal positif kepada anak.

Masalah baju anak yang kotor bisa diatasi dengan mudah menggunakan Rinso Molto Deterjen Cair Perfume Essence. Varian deterjen Rinso yang satu ini ampuh mengangkat noda dalam satu kali kucek.

Warna pakaian Anda akan tetap cemerlang tanpa meninggalkan residu pada pakaian. Perpaduan aroma violet dan raspberry dalam Rinso Molto Deterjen Cair Perfume Essence memberikan sensasi keharuman yang segar dan tahan lama.

Kini, Unilever tak hanya menghasilkan produk ramah lingkungan tetapi juga giat menjalankan program Green and Clean. Program yang satu ini bertujuan memberikan edukasi tentang program pemilahan sampah beserta proses dan manfaatnya pada level rumah tangga.

Hingga saat ini Green and Clean sudah terlaksana di 37 kota dan kabupaten di Indonesia. Ulasan lengkap tentang program Green and Clean yang diprakarsai Unilever bisa diakses di sini.

 

Sumber:

id.theasianparent.com/yuk-tanamkan-kebiasaan-baik-pada-anak

lifestyle.okezone.com/read/2019/07/31/196/2086066/pentingnya-edukasi-soal-sampah-plastik-sejak-dini

preneur.trubus.id/baca/24584/pentingnya-tanamkan-anak-sejak-dini-tentang-pengelolaan-sampah